Malang(beritajatim.com) – Apresiasi diberikan oleh para korban robot treding Crazy Rich Surabaya, Wahyu Kenzo untuk Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto. Jejeran karangan bunga dikirim ke depan Polresta Malang Kota atas keberhasilannya dalam mengungkap kasus ini.
‘Selamat dan Sukses kepada Kombes Pol Budi Hermanto. Pengungkapan kasus penipuan trading ATG. Terima kasih bekerja keras untuk menjaga keamanan dan keadilan masyarakat’ tulis karangan bunga dari Crazy Rich Malang yakni Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari atau J99 corp.
Kasi Humas Polresta Malang Kota Iptu Eko Novianto mengatakam belasan karangan bunga tersebut kiriman dari para korban robot trading ATG dan sejumlah masyarakat. Karangan bunga tersebut dikirim sejak Rabu (8/3/2023) kemarin hingga Kamis, (9/3/2023].
“Ya benar, kiriman karangan bunga dari para korban yang dirugikan robot trading ATG,” ujar Eko.
[berita-terkait number=”2″ tag=”investasi-bodong”]
Eko menuturkan, Polresta Malang Kota mengucapkan terima kasih kepada para korban karena memberikan apresiasi kepada Kapolresta Malang Kota.
“Terimakasih atas apresiasi dan support yang di berikan oleh masyarakat kepada kami. Semoga hal ini dapat menjadi tambahan energi buat kami untuk dapat segera menuntaskan permasalahan ini,” imbuhnya.
Baca Juga: Penjelasan Pakar UB Malang Soal Kasus Robot Trading ATG Wahyu Kenzo
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan para korban adalah member dari investasi robot trading Auto Trade Gold (ATG) yang dikelola Wahyu Kenzo. Para korban sebelumnya dijelaskan tentang mekanisme investasi robot trading dengan keuntungan yang lebih.
“Perlu kita pahami pada saat pandemi Covid dimana seluruh kegiatan aktivitas perekonomian ini terbatas. Sehingga, memberikan ruang pada masyarakat untuk melakukan bisnis melalui jaringan internet dan handphone,” tandas Budi. (luc/ted)






