Blitar (beritajatim.com) – Hari Jadi Kabupaten Blitar ke 699 diperingati dengan Pisowanan Ageng di Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro (RHN) pada Sabtu (5/8/2023). Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Blitar Rini Syarifah atau Mak Rini.
Mantan Bupati Blitar, Rijanto turut hadir mengikuti prosesi acara Peringatan Hari Jadi Bumi Bung Karno ke-699. Namun, dalam acara tersebut tidak tampak Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso.
Sontak hal itu pun mengundang banyak tanda tanya dari sejumlah perangkat desa hingga kecamatan yang hadir untuk mengikuti prosesi Pisowanan Agung. Sejumlah spekulasi pun muncul, apakah ketidakhadiran Wakil Bupati Blitar ini, merupakan kode keretakan antara Rahmat Santoso dengan Mak Rini.
Beritajatim pun berusaha mengkonfirmasi hal itu ke Bupati Blitar Rini Syarifah. Dengan nada lembut Mak Rini menjawab bahwa dirinya sebenarnya telah mengundang Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso ke acara tersebut.
“Ya sudah saya hubungi ya, tapi mungkin beliaunya ada kesibukan yang lain,” ucap Bupati Blitar, Rini Syarifah, Sabtu (5/8/2023).
BACA JUGA:
Kabupaten Blitar Ulang Tahun ke 699, Kemiskinan Hingga Jalan Rusak Jadi PR
Mak Rini nampaknya juga tidak mau berpikiran negatif tentang ketidakhadiran sang wakil. Baginya yang terpenting acara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-699 tetap berjalan lancar.
Namun ketidakhadiran Wakil Bupati Blitar di acara hari jadi Bumi Bung Karno ini terasa cukup janggal. Hal itu tidak lepas dari rekam jejak keharmonisan kedua pemimpin di Kabupaten Blitar tersebut.
Jauh sebelum ini, Mak Rini dan Rahmat Santoso sempat bersitegang tatkala ajudan pribadi istri Wabup dimutasi secara begitu saja oleh Bupati Blitar. Peristiwa itu pun membuat Rahmat Santoso marah dan mengancam akan mundur dari jabatannya. Perselisihan antara keduanya pun mereda tatkala Bupati Blitar Rini Syarifah membatalkan mutasi ajudan istri Wabup.
Kini tatkala seharusnya Bupati dan Wakil Bupati duduk berdampingan mengikuti prosesi peringatan hari jadi Kabupaten Blitar ke 699, Rahmat Santoso justru tidak hadir. Kondisi itu pun tentu menimbulkan tanda tanya.
BACA JUGA:
Patung Bung Karno di Blitar Diperbaiki, Dana 98 Juta Digelontorkan
Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Izul Marom pun juga mengungkapkan ketidaktahuan akan hal itu. Menurutnya Wabup Blitar ada acara lain.
“Mungkin ada cara lain,” ucap Izul di samping Bupati Blitar.
Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito pun tidak ingin angkat bicara soal ketidakhadiran Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso dalam acara itu.
“Saya tidak tahu, gak tahu saya,” ungkap Suwito sembari menoleh ke Bupati Blitar.
Sementara itu Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso hingga berita ini dimuat belum bisa dihubungi.
Dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke 699 diperingati dengan Pisowanan Ageng di Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro (RHN), nuansa yang tergambar pun semua serba hijau. [owi/beq]






