Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, H. E Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri dan Deputy Head Of Mission, Mrs. Shaima Salem Al Hebs. Kunjungan tersebut diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi pada Kamis (27/7/2023).
Dalam pertemuan tersebut, Khofifah membahas tiga hal penting yang dinilai strategis bagi kedua belah pihak. Pertama, terkait potensi investasi di Jawa Timur terutama yang masuk kategori Investmen Project Ready to Offer (IPRO).
“Kedua, proposal untuk beasiswa ke UEA khususnya di bidang Artificial Intelligence serta ketiga, kerjasama di bidang Artificial Intelligence,” kata Khofifah yang dikutip dari Instagram @khofifah.ip, Kamis (27/7/2023).
Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi di bidang teknologi antara kedua negara.
BACA JUGA: Khofifah Sidak Pangkalan Elpiji 3 Kg, Akui Ada Kelangkaan
Khofifah juga membeberkan bahwa pada bulan September mendatang akan diadakan forum bisnis dari UEA di Jakarta yang dihadiri oleh para menteri dan investor dari UEA.
Pihaknya juga menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan aktif berpartisipasi dalam forum ini untuk membahas proyek-proyek strategis yang relevan
“Mohon doa agar proyek yang kita usulkan dapat disetujui baik terkait pelabuhan di Probolinggo, LNG , Transportasi publik dan sebagainya,” tutup Khofifah. (nap)






