Jember (beritajatim.com) – Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman menjadi algojo yang memotong sendiri 6 ekor sapi dan 2 ekor kambing, dalam perayaan Iduladha, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (17/6/2024).
Gus Firjaun menjadi jagal hewan kurban di tiga lokasi, yakni Masjid Al Khoirot di barat Pasar Tanjung, Masjid Alfalah di Perum Tegal besar Permai 1, dan di Perum Bumi Tegal Besar. “Saya masih menyembelih sendiri. Bahkan banyak dimintai tolong warga untuk menyembelih kurbannya,” katanya.
Kendati sudah menjadi seorang wakil bupati, Firjaun tak bisa melepas tanggungjawabnya sebagai ulama. Apalagi dengan menyembelih sendiri hewan kurban, ia tengah berdakwah. “Banyak warga yang ingin belajar, mulai dari merobohkan sapi sampai menyembelih secara syar’i (sesuai kaidah hukum Islam, red),” katanya.
Sebagai wakil bupati, Firjaun berkurban dua ekor sapi di Masjid Alkhoirot dan Pondok Ash-shiddiqi Putra. Dia juga secara pribadi berkurban seekor kambing.
Kegiatan memotong hewan kurban bersama-sama, menurut Firjaun, membuat kekompakan dan kebersamaan masyarakat semakin meningkat.
“Pelajaran penting dalam peristiwa kurban adalah kesuksesan butuh perjuangan, pengorbananm dan keikhlasan, seperti yang dialami ketiga tokoh peristiwa nahr, yaitu Nabi Ibrhim, Ibunda Hajar, dan Ismail. Peristiwa besar yang dialami Nabi Ibrahim menambah rasa sayang pada keluarga,” kata Firjaun.
Sementara itu, Bupati Hendy Siswanto mengingatkan, bahwa semua orang wajib menjalin silaturahmi, bergotong royong, dan menjaga kebersamaan. “Tidak boleh memfitnah dan berghibah (bergunjing, red). Terpenting, kita semua mau bersedekah,” katanya.
“Esensi Iduldha adalah berbagi dan berkorban untuk kebaikan. Kita menjauhkan diri dari hoaks, kebohongan. Tidak boleh mendiskreditkan siapapun,” kata Hendy, usai mengikuti salat Iduladha dan pemotongan hewan kurban. [wir]






