Ponorogo (beritajatim.com) – WhatsApp (WA) Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Nomor WA milik Ponorogo 1 itu tiba-tiba mengirimkan file aplikasi (APK) undangan nikah ke whatsapp grup (WAG) maupun nomor WA pribadi yang ada di kontak. Dugaan kuat kiriman APK undangan nikah itu merupakan modus penipuan atau kejahatan cyber.
Saat dikonfirmasi, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko membenarkan nomor WA-nya kena retas. Dia menceritakan awal mulanya, ponselnya tiba-tiba mati. Setelah dihidupkan, baru diketahui bahwa nomor WA-nya mengirim APK undangan nikah ke grup-grup WA maupun WA nomor pribadi di kontaknya.
“Handphone-nya tidak hilang. Tanpa aba-aba di-hacker WA-nya. Handphone mati, hidup sudah mengirim ke grup-grup WA. Mengirim link aplikasi undangan pernikahan gitu,” ungkap Sugiri Sancoko, Selasa (06/06/2023).
Dia mengira pasti perentas melakukan kirim APK undangan pernikahan itu untuk modus penipuan. Sugiri menyebutkan bahwa diretas hanya WA-nya, sedang untuk nomornya tidak. Dia memperkirakan untuk sepekan hingga dau pekan ke depan, nomornya tersebut masih belum bisa digunakan. Untuk sementara waktu, dirinya juga tidak akan menghidupkan aplikasi WA-nya.
Baca Juga:
Tak Rekrut CPNS, BKPSDM Ponorogo Usulkan 980 Formasi PPPK
“Ini kejahatan cyber pasti punya motif tertentu. Tapi saya tidak lapor polisi, yang retas doakan segera tobat dengan sendirinya,” katanya.
Untuk diketahui, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengumumkan bahwa WA-nya diretas melalui media sosial (medsos) instagramnya @sugirisancoko26. Dalam keterangannya, apabila menerima link WA dari nomor handphone-nya, untuk tidak diklik atau dibuka. Karena HP sementara dalam penguasaan orang lain.
Baca Juga:
Angkat 96 Nakes PPPK, Bupati Ponorogo: Jangan Minta Pindah
Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, metode kirim undangan pernikahan merupakan modus baru dari pembobolan rekening, yang disebut Sniffing. Di mana ini merupakan cara mengirimkan file APK, yang nantinya digunakan untuk mendistribusikan dan memasang software.
Apabila penerima mengklik dan menginstal APK itu, maka data yang ada termasuk rekening bank bisa tersedot dan dicuri. [end/beq]






