Blitar (beritajatim.com) – Viral aksi perusakan dan pembongkaran situs purbakala Mejo Miring di Dusun Jajakan Desa Jugo Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. Terlihat dalam video itu ada 4 orang yang membongkar lingga yoni dengan sejumlah alat.
Aksi ini pun sangat disayangkan warga karena Lingga Yoni yang berada di tanah perhutani itu merupakan situs purbakala Mejo Miring. Menurut warga, di situs purbakala itu juga sudah dipasang papan pengumuman dari pihak desa, namun para pelaku nekat membongkarnya dan membawanya pulang ke rumah.
“Itu setahu saya karena pelaku ini merasa memiliki sehingga dibongkar dan dibawa ke rumah mereka,” ucap Sudar, warga setempat saat dikonfirmasi pada Rabu (21/01/2026).

Aksi pembongkaran ini tidak hanya menyasar objek utama. Para pelaku juga mempreteli batu-batu bantalan yang selama ini tersusun rapi membentuk struktur situs tersebut. Hilangnya batu-batu penyangga ini praktis menghancurkan nilai kontekstual dan orisinalitas situs purbakala tersebut.
“Itu situs lingga yoni yang dibongkar, sama batu batu yang ada di sekitar lokasi juga dibawa itu,” bebernya.
Di Brongkos, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar terdapat peninggalan bersejarah yang dikenal sebagai Situs Mejo Miring. Sebuah lokasi yang menyimpan sepasang Lingga Yoni yang unik karena posisinya agak miring dan terletak tersembunyi di tengah hutan jati. Situs diolah warga setempat menjadi punden atau tempat keramat, menjadikannya situs cagar budaya penting di kawasan Kesamben, Blitar.
“Itu di tanah Perhutani, ya itu karena merasa memiliki makanya situs itu diambil dan dibawa pulang,” pungkasnya. (owi/but)






