Sumenep (beritajatim.com) – Video kericuhan di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, ramai beredar melalui percakapan whatsApp grup. Dalam video itu, terlihat salah satu caleg DPR RI asal PAN, Slamet Ariyadi bersama pendukungnya, mendatangi PPK Lenteng.
Ia terlihat tidak terima dan mencurigai ada pemindahan perolehan suara dirinya ke suara caleg separtainya sekitar 2000 suara. Bahkan di video tersebut juga terdengar jelas nada ancaman caleg terhadap salah satu anggota PPK Lenteng.
Aparat kepolisian pun bergerak mengamankan lokasi. Pasukan Brimob pun digeser dan berjaga di PPK Lenteng. Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Dody terlihat terjun langsung mencoba menengahi massa.
Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso mengungkapkan, kejadian di lenteng pada Jumat malam itu dipicu adanya perbedaan pendapat. Namun saat ini sudah ada titik temu, sehingga situasi sudah kondusif.
“Langsung diselesaikan tadi malam. Setelah ada titik temu, massa membubarkan diri. Kotak suara sekarang sudah digeser ke KPU,” katanya, Sabtu (2/3/2024).
Ia menambahkan, untuk pengamanan saat rekapitulasi tingkat Kabupaten, pihaknya menggunakan personel yang ada. Total sebanyak 225 personel disiagakan, termasuk 1 peleton Brimob Polda Jawa Timur.
“Kami berharap masing-masing partai dan pendukungnya bisa menahan diri dan menerima hasil penghitungan suara di KPU, agar situasinya tetap kondusif,” ucapnya.
Sementara rekapitulasi penghitungan perolehan suara hasil Pemilu 2024 tingkat kabupaten yang dilaksanakan KPU Sumenep memasuki hari ketiga, dan diperkirakan selesai pada Selasa (5/3/2024). [tem/beq]






