Surabaya (beritajatim.com) – Beredar video pertengkaran di salah satu mall Surabaya. Dalam video pertengkaran itu, terdapat adegan pemukulan.
Berdasarkan video CCTV yang beredar, tampak pertengkaran berawal ketika seorang pria dan wanita membawa kereta bayi di eskalator. Namun, stroller tersebut terlihat tersangkut.
Stroller yang tersangkut membuat perjalanan dari pengunjung lainnya terhambat. Tampak dua keluarga saling adu argumen. Laki-laki yang membawa stroller langsung dipukuli seorang laki-laki dan dua wanita. Tampak juga petugas keamanan kesulitan memisah pertengkaran itu.
Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi membenarkan peristiwa pertengkaran antara dua keluarga tersebut, terjadi di Pakuwon Mall, Sabtu (5/8/2023) malam.
“Kemarin Sabtu malam (kejadiannya), sekitar pukul 22.00 WIB,”kata Sutandi, ketika dihubungi melalui pesan, Senin (7/8/2023).
Baca Juga: Tim Dosen UHW Perbanas Surabaya Rancang Aplikasi Siricing
Sutandi mengungkapkan, pertengkaran tersebut dipicu kereta bayi yang tersangkut saat di eskalator lantai B1 naik ke GA. Pengunjung lainnya yang perjalanannya terhambat lantas emosi. Lantaran sudah ada himbauan stroller dilarang naik ke eskalator.
“Termonitor baby stroller saat naik, sedikit terhambat mendarat dari eskalator. Sedangkan eskalator terus jalan dan yang belakang menabrak yang depan,” jelasnya.
Permasalahan tersebut sudah berakhir damai. Pihak Pakuwon Mall telah mempertemukan kedua belah pihak yang terekam CCTV bertengkar. Kedua belah pihak akhirnya berdamai dan tidak memperpanjang permasalahan tersebut. Mereka sepakat mengakhiri pertengkaran yang disebabkan kereta bayi itu.
“Sudah kami mediasi dan sepakat berdamai,” tutur Sutandi. (ang/ted)
[berita-terkait number=”3″ tag=”surabaya”]






