Surabaya (beritajatim.com) – Terbang jarak jauh bisa begitu sangat mahal. Tentunya anggota awak IndiGo mengembalikannya kepada penumpang yang sangat kasar. Video insiden yang membuka mata, yang direkam oleh sesama penumpang, telah menjadi viral.
Pengguna Twitter Er. Gurpreet Singh Hans memposting video yang sekarang sudah dihapus di akunnya. Dia juga sedang dalam penerbangan kembali ke Delhi dari Istanbul.
Dalam video yang kemudian di-repost oleh jurnalis Tarun Shukla, seorang kru wanita terlihat memberikan kembali kepada seorang penumpang laki-laki kasar yang tidak menahan ucapannya ketika fasilitas di penerbangan IndiGo menurutnya tidak sesuai standar.
Dalam video tersebut, kru terlihat berusaha membuat penumpang yang marah mengerti bahwa dia hanya dapat memiliki makanan yang dia tentukan di tiket penerbangannya. Namun, penumpang dalam video tersebut tampak enggan memahami instruksi awak kapal.
Pegawai wanita itu segera kehilangan ketenangannya dan mulai menyesuaikan nada suara penumpang. Pada titik ini, penumpang yang tidak disebutkan namanya merasa bersalah dan mulai berteriak sekuat tenaga, bahkan menyebut kru sebagai “pelayan”. Ini adalah saat dia melewati batas dan kru melawan dengan mengatakan, “Saya seorang karyawan, bukan pelayan Anda.”
Shukla menginformasikan bahwa saat menghubungi IndiGo, mereka telah memberikan pernyataan berikut, “Kami mengetahui insiden yang terjadi pada penerbangan 6E 12 dari Istanbul ke Delhi pada 16 Desember 2022. Masalah tersebut terkait dengan makanan yang dipilih oleh penumpang tertentu yang bepergian melalui a koneksi codeshare.”
Pernyataan tersebut melanjutkan, “IndiGo menyadari kebutuhan pelanggannya dan kami terus berusaha untuk memberikan pengalaman yang sopan dan bebas gangguan kepada pelanggan kami. Kami sedang menyelidiki insiden tersebut dan ingin memastikan bahwa kenyamanan pelanggan selalu menjadi prioritas utama kami.”
Seorang pengguna mencoba mengangkat suara menentang kru secara online dan menulis, “Sebenarnya pelanggan adalah raja adalah prinsip yang harus diikuti. Pramugari seharusnya tidak kehilangan kesabaran seperti ini. Indigo harus berhati-hati saat memilih awak kabin mereka.” Orang-orang online dengan cepat merendahkan pengguna, “pelanggan adalah raja , tetapi bukan dewa .. Penumpang India umumnya cenderung sering menganiaya pramugari .. meremehkan mereka dan memperlakukan mereka seperti pelayan.”
Komentator lain mendukung kru, “SAYA KARYAWAN DAN SAYA BUKAN PELAYAN ANDA. Baris ini harus menjadi baris tahun ini oleh seorang karyawan. Beri wanita ini penghargaan @IndiGo6E. Meningkatnya persaingan membuat pelanggan merasa bahwa mereka berutang kepada kita. Maaf tapi kamu tidak. Periode. Cukup sudah.” [adg/beq]






