Lumajang (beritajatim.com) – Sebuah flayer ajakan aksi demontrasi ke PT Kalijeruk Baru di Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, viral di media sosial.
Dalam selebaran poster yang beredar luas tersebut, tertulis pesan bernada intimidasi yang memaksa warga agar mengikuti aksi demonstrasi.
Bahkan, warga Kecamatan Randuagung, juga diancam akan dicuri hewan ternaknya jika tidak mengikuti bergabung dalam aksi demo tersebut.
Dul Hasan, salah satu warga Kecamatan Randuagung mengatakan, poster ajakan demo dan ancaman tersebut sudah tersebar sejak dua hari terakhir.
Namun, ia tidak mengetahui siapa pihak provokator yang menjadi dalang dalam penyebaran poster ajakan demo tersebut.
“Sudah banyak yang demo mulai kemarin, tapi orang jauh, bukan orang sini. Belum tau siapa yang pertama nyebarkan itu (poster),” ucap Hasan di Lumajang, Rabu (21/10/2026).
Menurutnya, narasi ancaman pencurian ternak di dalam poster membuat warga cukup resah dan terpaksa meningkatkan kewaspadaan.
Warga berharap aparat penegak hukum (APH) segera mengambil langkah tegas untuk mengusut tuntas penyebar ancaman tersebut.
“Ini banyak yang jaga-jaga sendiri karena sudah ada ancaman kayak gitu, walaupun cuma lewat medsos,” tambahnya.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi menjelaskan, pihaknya telah menerjunkan personel guna mengantisipasi gangguan keamanan di Kecamatan Randuagung.
Upaya penyisiran di kawasan perkebunan PT Kalijeruk Baru juga sudah dilakukan untuk mengetahui kebeneran selebaran flayer provokatif tersebut.
“Ini sudah monitor, pasukan juga sudah dikerahkan dari Polres untuk menyisir di wilayah Randuagung, khususnya terhadap orang yang melakukan provokasi seperti itu,” terangnya.
Riki memastikan akan menindak tegas pelaku provokator yang mengganggu ketentraman di masyarakat tersebut.
Sehingga, masyarakat diimbau agar tidak mudah terprovokasi dengan ajakan demo maupun ancaman dalam selebaran tersebut.
“Jika kedapatan, nanti pasti akan kita tindak sesuai hukum dan aturan yang berlaku,” ungkapnya. (has/ted)






