Bangkalan (beritajatim.com) – Aksi perang petasan yang melibatkan dua kelompok pemuda di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, viral di media sosial dan memicu keresahan warga.
Peristiwa tersebut terjadi di jalan raya pada malam hari, ketika dua kelompok pemuda saling berhadapan dan menyalakan petasan ke arah satu sama lain.
Dari video yang beredar, suasana di lokasi terlihat gaduh. Dentuman petasan terdengar bersahut-sahutan sementara sejumlah pemuda tampak berlari di tengah jalan.
Cahaya ledakan petasan sesekali menerangi jalan raya yang dipenuhi kerumunan orang. Sebagian warga terlihat hanya menyaksikan kejadian tersebut dari kejauhan.
Menanggapi peristiwa tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mengulangi aksi yang berpotensi membahayakan keselamatan dan mengganggu ketertiban umum, terlebih di bulan suci Ramadan.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menegaskan pihaknya meminta masyarakat, khususnya para pemuda, untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami mengimbau agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali sehingga kita bisa menciptakan kamtibmas yang kondusif. Mari sama-sama menjaga kesucian bulan suci Ramadan ini dengan tidak melakukan kegiatan yang kontraproduktif atau kegiatan yang bersifat negatif,” ujar Ipda Agung Intama, Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, kepolisian tidak akan tinggal diam jika kejadian serupa kembali terjadi.
“Apabila hal-hal tersebut terulang kembali, kami akan melakukan kegiatan yang bersifat preventif dan bahkan akan menghalau kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” tegasnya. [sar/beq]

as a preferred source on Google




