Malang (beritajatim.com) – c
Kondisi tersebut langsung dibantah Kepala Desa Sidodadi, Saelan. Ia menegaskan lokasi Kopdes bukan berada di seberang sungai, melainkan di pinggir telaga.
“Yang viral itu tidak benar. Kopdes kami bukan di seberang sungai, tetapi di pinggir telaga. Pemandangannya juga bagus, cocok untuk pengembangan ke depan,” ujar Saelan kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).
Saelan mengatakan, orang yang pertama kali mengunggah video Kopdes di media sosial juga telah menyampaikan permintaan maaf karena tidak menampilkan kondisi lokasi secara utuh. “Orangnya sudah minta maaf secara terbuka. Motivasinya hanya iseng,” katanya.
Terkait isu tidak adanya akses jalan menuju koperasi, Saelan juga meluruskan informasi tersebut. Menurutnya, jalan menuju lokasi Kopdes Merah Putih sudah tersedia dan saat ini sedang dalam tahap perbaikan.
“Kalau tidak ada jalan, bagaimana material bisa masuk ke lokasi koperasi? Faktanya material sudah sampai. Memang sekarang jalannya sedang kami perbaiki,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebagian dana desa digunakan untuk meratakan tanah di sekitar area Kopdes. Perbaikan jalan juga terus dilakukan agar selesai sebelum koperasi mulai beroperasi. “Kami jamin ketika koperasi sudah siap beroperasi, jalan menuju lokasi juga sudah jadi dan bisa dilalui,” tegasnya.
Area depan Kopdes juga akan diperluas dan dipasang paving dengan lebar sekitar empat meter. “Nantinya mobil bisa masuk langsung ke depan koperasi. Kalau sekarang baru bisa lewat samping koperasi,” imbuhnya.
Menurut Saelan, lokasi Kopdes di pinggir telaga justru menjadi nilai tambah. Ke depan, kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai pusat UMKM untuk menarik lebih banyak wisatawan.
“Lokasi di pinggir telaga ini strategis. Nanti UMKM bisa hidup di sekitar sini, wisatawan juga bisa semakin ramai. Ini bagian dari rencana menghidupkan ekonomi desa,” tambahnya.
Pemerintah desa juga tengah mengupayakan pembangunan pagar di sekitar lokasi koperasi agar pengunjung lebih nyaman. “Kami juga akan membuat gazebo sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung UMKM,” ujarnya.
Saelan mengatakan, warga Desa Sidodadi sangat antusias menunggu Kopdes Merah Putih mulai beroperasi. “Warga sudah tidak sabar. Mereka berharap koperasi ini bisa menjadi penggerak ekonomi desa dan menyejahterakan masyarakat,” tutupnya.
Kopdes Merah Putih merupakan program nasional untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi yang dikelola langsung oleh warga. Di Kabupaten Malang, Desa Sidodadi menjadi salah satu desa yang lebih dulu membangun gedung koperasinya. (yog/kun)






