Surabaya (beritajatim.com) – Penonton Jazz Traffic Festival (JTF) 2024 tumpah ruah di Stage Freeport Indonesia. Mereka menikmati penampilan Vina Panduwinata musisi kawakan Indonesia, Minggu (15/9/2024) malam.
Penampilan penyanyi berjuluk si Burung Camar benar-benar menghibur JTF yang berlangsung di Grand City Convex Surabaya, Jawa Timur.
Lagu-lagu yang dibawakannya menghadirkan kenangan masa lalu. Salah satunya, lagu berjudul Di Dada Ku Ada Kamu. “Alhamdulillah, ini kali ke-11 Jazz Traffic Festival digelar, dan saya bisa bergabung di sini,” katanya.
Lirik lagu Vina yang sederhana dan penuh makna menggema di Grand City Surabaya karena dinyanyikan bersama ribuan penikmat musik jazz.
Penyanyi yang mengawali kariernya dengan Album Citra Biru itu dapat pujian dari para penonton karena suaranya. “Terlalu merdu suaranya,” sahut seorang penonton di tengah penampilan Vina.
Sejak tahun 80-an sampai sekarang, Vina Panduwinata masih tetap eksis di kancah musik Tanah Air. Bahkan, banyak penggemar Vina dari kalangan Gen Z yang ikut menyanyi bersama di panggung Jazz Traffic Festival. “Jangan mau kalah suaranya sama yang masih muda-muda. Jadi, memang musik enggak ada hubungannya sama umur ya,” kata Vina.
Begitu Vina Panduwinata membawakan lagu berjudul Cinta, penonton semakin larut dalam nostalgia. “Bergetar hatiku, saat ku berkenalan dengannya. Ku dengar dia, menyebutkan nama dirinya
Sejak ku bertemu, ku telah jatuh hati padanya,” seru para penonton yang ikut bernyanyi bareng Vina.
Vina Panduwinata menutup dengan manis Stage Freeport Indonesia di Jazz Traffic Festival 2024 yang berlangsung selama dua hari, 14-15 September 2024.
Jazz Traffic sendiri awalnya adalah program siaran di Radio Suara Surabaya yang sudah mengudara sejak tahun 1983. Bahkan, Bubi Chen sang virtuoso musik jazz internasional dari Surabaya pernah terlibat dalam siaran Jazz Traffic sejak tahun 1985 sampai akhir hayatnya pada
tahun 2012.
Saat ini, siaran Jazz Traffic tidak hanya memperdengarkan komposisi-komposisi jazz, tapi juga mengenalkan sub genre Jazz Tradisional, Free Jazz, hingga Jazz Kontemporer. Selama mengudara, Jazz Traffic telah membentuk komunitas-komunitas jazz yang solid, tidak hanya di Kota Surabaya, tapi juga kota-kota lain di Indonesia.
Program Jazz Traffic yang dibidani Errol Jonathans ini, lantas diabadikan dalam sebuah acara live performance para musisi jazz Indonesia bertajuk Jazz Traffic Festival (JTF). Jazz Traffic Festival digelar pertama kali pada 27-28 Nopember 2011 di Grand City Surabaya. Jazz Traffic Festival 2024 ini merupakan gelaran ke-11 kalinya. [uci/kun]






