Gresik (beritajatim.com)- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik telah melakukan penelitian dan verifikasi berkas pencalonan. Lembaga penyelenggara pemilu itu, memastikan paslon Cabup Fandi Akhmad Yani-Cawabup Gresik Asluchul Alif mendapat rekomendasi dukungan 8 parpol parlemen.
Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik menuturkan, sejauh ini berkas rekomendasi yang diserahkan saat pendaftaran ada 8 parpol.
“Semua parpol itu seluruhnya mendapat perolehan kursi di legislatif hasil pileg 2024,” tuturnya, Kamis (29/8/2024).
Selain melakukan penelitian dan verifikasi lanjut dia, KPU Gresik juga
menambah masa pendaftaran paslon bupati dan calon wakil bupati hingga 3 hari mendatang. Keputusan tersebut diambil setelah hanya ada satu paslon yang mendaftarkan diri di hari terakhir (29/8).
“Keputusan tersebut merujuk pada pasal 134 PKPU 2024. Yang menjelaskan tentang perpanjangan masa pendaftaran jika jumlah paslon kurang dari dua. Hingga saat ini, pasangan calon yang mendaftar hanya Yani-Alif saja. Sehingga, masa pendaftaran diperpanjang hingga 1 September 2024,” ujarnya.
Taufik menambahkan, untuk parpol non parlemen ada 10 parpol yang belum menyerahkan berkas rekomendasi ke KPU. Meskipun pasca mendaftarkan diri, paslon Yani-Alif mengumumkan telah mendapatkan dukungan dari seluruh parpol non parlemen.
“Terkait ini selanjutnya tentu menjadi wewenang masing-masing parpol,” imbuhnya.
Hal tersebut kata dia, merujuk pada arah dukungan politik parpol non parlemen. Apakah akan melengkapi berkas untuk Yani-Alif atau mengusung kandidat lain.
“Kami sudah sampaikan kepada seluruh liaison officer parpol. Perkembangan lebih lanjut bergantung sikap parpol masing-masing,” paparnya.
Paslon Yani-Alif pada tahapan selanjutnya telah menjalani tes kesehatan yang berlangsung di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Bersamaan dengan peserta Pilkada dari kabupaten lainnya.
“Tes kesehatan sebagai syarat sebelum ditetapkan sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati pada 22 September mendatang,” urai Taufik.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Gresik Mujid Riduan mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti hal tersebut bersama parpol pengusung lainnya. Sekaligus menyusun struktural tim pemenangan Yani-Alif dalam menghadapi pilkada serentak.
“Dalam waktu dekat akan ada pertemuan. Meski diprediksi hanya calon tunggal, kami tetap akan menyusun program kampanye visi dan misi yang disampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya. [dny/ian]






