Madiun (beritajatim.com) – Memperingati Hari Rabies Sedunia 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun menggelar vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan pada Rabu (24/9/2025). Kegiatan ini berlangsung di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Jiwan dengan menyiapkan 120 dosis vaksin.
Kepala Bidang Peternakan, drh Harris Imballo R Siregar, menjelaskan bahwa program vaksinasi rutin tersebut menjadi langkah pencegahan sekaligus pengendalian rabies. Ia menegaskan rabies merupakan penyakit berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia.
“Targetnya Jawa Timur bisa bebas rabies. Kita tahu, secara global rabies masih menjadi ancaman serius, bahkan menyebabkan puluhan ribu kematian tiap tahun. Karena itu vaksinasi hewan peliharaan menjadi kunci pencegahan,” terang Harris.
Meski hingga kini wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Madiun, masih berstatus bebas rabies, kewaspadaan menurutnya tetap diperlukan. Ancaman bisa datang dari hewan pembawa rabies dari daerah lain. Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera mencuci luka dengan sabun jika tergigit anjing liar, lalu memantau gejala seperti takut air, demam, atau gangguan saraf.
Salah satu warga Jiwan, Endah Joko Lelono, menyambut baik kegiatan ini. Ia senang karena empat kucing Persia miliknya bisa mendapatkan vaksin rabies tanpa biaya. “Program ini sangat membantu. Hewan peliharaan jadi lebih terlindungi, kami pun lebih tenang,” ucapnya.
Tingginya animo masyarakat membuat jumlah vaksin yang awalnya hanya 100 dosis ditambah menjadi 120. Jenis hewan yang divaksin meliputi anjing dan kucing.
Hari Rabies Sedunia sendiri diperingati setiap 28 September. Momentum ini menjadi kampanye global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rabies sekaligus menegaskan pentingnya vaksinasi sebagai upaya pencegahan utama. [rbr/beq]






