Malang (beritajatim.com) – Vaksinasi pada ternak di wilayah Malang Barat telah mencapai 80 persen, sehingga sebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di daerah itu kini mulai mereda.
“Saat ini penyebaran virus PMK sudah mereda. Ada upaya dan langkah kongkret yang dilakukan secara cermat oleh para peternak,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin, Senin (5/9/2022).
Kata dia, langkah itu dilakukan, usai para peternak mendapat informasi dan edukasi yang dilakukan oleh sejumlah pihak.
“Termasuk bantuan obat-obatan dan vaksin PMK sudah dilakukan. Alhamdulillah kalau vaksin sudah bisa dikatakan mencapai 80 persen terhadap hewan ternak,” terang Sodikul Amin.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pmk-malang”]
Kini peternak tengah menjalani pemulihan secara psikologis, usai hewan ternak banyak yang mati. Juga ada yang dalam proses penyembuhan pada ternak yang tersisa.
“Saat ini tingkat kematian sapi tidak seperti sebelumnya,” tegasnya.
Sehingga peternak sudah merasa tenang, tidak lagi ditemukan ternak sapi mati. Kondisi ini terjadi sejak awal Agustus, sudah melandai kasus hewan mati.
“Sekarang ini kasus hewan ternak mati tercatat nihil,” pungkasnya. (yog/ted)






