Bangkalan (beritajatim.com) – Budidaya lele probiotik dilakukan di Kecamatan Arosbaya oleh tim riset Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Penelitian tentang metode budidaya lele itu diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim mengaku akan mendukung budidaya lele probiotik ini terutama untuk masuk dalam program prioritas daerah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut, pemerintah akan menyiapkan regulasi agar bahan baku MBG dapat disuplai dari produk lokal.
“Ini bukan hanya soal pangan bergizi, tetapi juga peluang ekonomi. Kalau kita gunakan sebagai bahan baku MBG, maka yang bergerak bukan hanya anak-anak yang sehat, tapi ekonomi rakyat juga tumbuh,” ujarnya, Jumat (30/5/2025).
Lukman menjelaskan, kunjungan ke lokasi budidaya tersebut merupakan upaya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan tinggi dalam mendorong inovasi berbasis riset yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik dan memberi apresiasi atas kunjungan Sesdirjen Dikti ke Bangkalan. Kehadiran beliau menunjukkan dukungan pemerintah pusat terhadap riset dan inovasi UTM yang telah memberi dampak nyata,” tuturnya.
Sementara itu,Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Aisyah Endah Palupi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat antara UTM, pemerintah daerah, dan pelaku budidaya. Ia menilai program ini sebagai contoh ideal sinergi antara dunia kampus dan masyarakat.
“Kehadiran UTM di Madura benar-benar strategis, karena mampu menjembatani pendidikan tinggi dengan transformasi ekonomi daerah,” pungkasnya. [sar/but]






