Surabaya (beritajatim.com) – Uston Nawawi, Pelatih Sementara Persebaya membantah jika penampilan pemain Persebaya menurun, sejak awal putaran kedua tercatat delapan pertandingan tim asal Surabaya ini gagal meraih kemenangan baik laga kandang maupun tandang.
Namun Uston menegaskan kemenangan adalah sebuah keberuntungan bisa menang ataupun kalah. Menurutnya pemain sudah berjuang sangat keras untuk mendapatkan tiga poin di setiap pertandingan.
“Sepak bola itu faktor luck, kami sudah berjuang sangat keras dari 8 laga itu tiga laga kami tidak kalah tapi tidak menang,”katanya.
Uston masih yakin dengan kebangkitan para pemainnya di sisa laga putaran pertama ini, ia akan melakukan evaluasi dan kerja keras untuk bisa meraih kemenangan.
Saat ini Persebaya masih punya sisa laga sebanyak 12 pertandingan. Peluang Bruno Moreira untuk bisa naik ke dalam 10 besar klasemen BRI Liga 1 masih ada meskipun memang tidak mudah untuk Uston untuk memberi motivasi kepada para pemainnya.
“Mudah-mudahan ke depan jalan terbuka dan kami bisa mewujudkan kemenangan,”ucap Uston.
Setelah ini, Persebaya Surabaya akan menghadapi Persikabo dengan waktu recovery yang cukup singkat bagi para pemain. Uston tidak ingin memaksa para pemainnya dengan jeda pertandingan yang cukup singkat masa istirahatnya.
“Kami tinggal besok recovery lalu lusa berangkat, sabtu OT dan minggu main. Kita hanya bisa berharap dan berdoa di laga hari minggu pemain tetap fit dan bisa reuni bertemu dengan coach Aji,”tambahnya.
Persebaya Surabaya memang mengalami kemunduran kualitas sejak ditinggalkan Aji Santoso, makin mundur setelah Bajol Ijo diisi oleh Josep Gombau. Saat ini Persebaya Surabaya berada di posisi 14 di klasemen liga 1 dengan total poin 25. (way/ted)






