Malang (beritajatim.com) – Anggota DPRD Kota Malang dari fraksi PKS Rendra Masdrajad Safaat mengapresiasi capaian atlet Kota Malang dalam ajang Porprov Jatim 2025. Bahkan secara pribadi, dia memberikan bonus khusus untuk para atlet cabang olahraga panahan.
“Perolehan medali memang belum membawa kita menjadi nomor satu, tapi yang paling penting adalah semangat dan kerja keras para atlet. Mereka sudah berjuang dengan maksimal di setiap pertandingan, dan itu patut kita hargai dan banggakan,” ujar Rendra, Senin, (21/7/2025).
Kota Malang sendiri berhasil menduduki posisi runner up dalam ajang Porprov Jatim 2025. Kota Malang meraih 137 medali emas 127 perak dan 117 perunggu dengan total poin 919. Untuk posisi juara disabet oleh Kota Surabaya.
“Mereka sudah memberikan usaha terbaik untuk mengharumkan nama daerah,” ujar Rendra.
Dia berharap atlet Kota Malang tidak berkecil hati meski hanya meraih runner up dengan status tuan rumah. Dia meminta hasil ini dijadikan pengalaman sebagai bekal untuk berkembang dalam ajang Porprov selanjutnya.
“Ini bukan akhir, justru langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi ke depannya,” ujar Rendra.
Sebagai bentuk apresiasi nyata, Rendra memberikan bonus tambahan secara pribadi kepada atlet panahan yang berhasil menyumbangkan medali untuk Kota Malang. Bonus ini diharapkan menjadi penyemangat sekaligus motivasi agar para atlet terus berkembang dan meraih prestasi lebih tinggi di masa depan.
“Khusus untuk atlet panahan yang sudah meraih medali, saya beri tambahan bonus sebagai bentuk terima kasih. Semoga ini menjadi pemicu agar semangat juangnya terus menyala,” ujar Rendra.
Dia meminta Pemkot Malang mulai menyusun langkah strategis, termasuk peningkatan fasilitas latihan, pelatihan intensif, serta dukungan psikologis bagi para atlet. Rendra menilai bahwa investasi dalam sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam membangun prestasi olahraga yang berkelanjutan.
“Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga pendidikan demi mencetak atlet-atlet berdaya saing tinggi di tingkat provinsi maupun nasional. Dengan hasil yang telah dicapai, saya optimistis pembinaan olahraga di Kota Malang berada di jalur yang tepat. Saya berharap ajang kompetisi selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi dan peningkatan kualitas atlet secara menyeluruh,” ujar Rendra. (luc/ian)






