Surabaya (beritajatim.com) – Usai dugem dan beli ineks di Diskotik Ibiza, SL Pria yang tinggal di kos Jalan Dukuh Kupang, ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Tegalsari, Minggu (08/01/2023). Saat ditangkap, polisi menemukan satu poket narkotika berisi sabu dan seperangkat alat hisap.
Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, AKP Marji Wibowo mengatakan jika dari hasil tes urine, SL positif mengkonsumsi Ineks dan Sabu. “Ineksnya ngaku beli di Diskotik Ibiza dengan harga 500 ribu. Dia beli disana dan pakai disana lalu pulang ke kamar kosnya,” ujar Marji, Sabtu (14/01/2023) malam.
Marji menambahkan, usai pulang dugem dari Diskotik Ibiza, SL lantas mengkonsumsi sabu di kamar kosnya. Saat itulah anggota Polsek Tegalsari melakukan penggerebekan.”Saat ini masih pendalaman, insyaallah besok kita rilis semuanya biar jelas, mohon bersabar,” pungkasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”narkoba”]
Nama Diskotik Ibiza menjadi sorotan publik usai pihak kepolisian menemukan adanya transaksi narkoba jenis ineks di Diskotik Ibiza. Saat ini, anggota Satres Narkoba Polrestabes Surabaya tengah melakukan penyelidikan secara mendalam untuk membongkar jaringan ini.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, Seorang penjual ineks di Diskotik Ibiza Club Surabaya diborgol oleh polisi, Selasa (10/01/2023) malam. Dalam penangkapan tersebut, Anggota Unit Timsus Satreskoba Polrestabes Surabaya mengamankan 8 butir ineks atau pil ekstasi yang belum terjual.
Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri mengatakan, jika pelaku berinisial IA yang sehari-hari menjadi mami yang menjajakan pemandu lagu di Diskotik Ibiza Club Surabaya. “Iya kami tangkap dengan 8 butir pil ineks yang tersisa dan saat ini masih pengembangan,” ujar Daniel saat dikonfirmasi Beritajatim.com, Jumat (13/01/2023).
Daniel menambahkan, jika penangkapan terhadap IA dilakukan di sebuah apartemen di Surabaya Timur. Saat itu, ia sedang asyik berdandan untuk bekerja di Diskotik Ibiza Club Surabaya. Saat ditangkap, IA hanya bisa pasrah dan mengakui perbuatannya. “Dia (IA) memang penyuplai. Saat ini sudah kami telusuri nama-nama yang terlibat. Mohon bersabar,” tegas Daniel. (ang/kun)






