Surabaya (beritajatim.com) – Setelah terjadi kerusuhan massa di Surabaya sejak Jumat (29/8/2025) hingga Minggu (31/8/2025) dini hari, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) daring (dalam jaringan). Kebijakan berlaku untuk semua jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, sampai SMP pada 1-4 September 2025.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, keputusan ini diambil untuk memastikan keamanan dan menjaga kondisi psikologis siswa. Yusuf menjelaskan bahwa situasi pascakerusuhan yang belum sepenuhnya kondusif dapat memengaruhi mental siswa.
“Dengan adanya aksi ini, tentu berpengaruh pada psikologis anak,” kata Yusuf pada Minggu (31/8/2025).
Ia menambahkan bahwa metode pembelajaran daring menjadi solusi terbaik untuk sementara waktu. “Menurut saya, untuk metode pembelajaran ini kan memang ada banyak. Jadi sementara ini belajar di rumah (daring) juga tidak apa-apa,” jelas Yusuf.
Kebijakan PJJ ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan kembali sesuai perkembangan situasi di lapangan. Masa PJJ sementara ini akan berlaku hingga 4 September 2025.
Selama PJJ, para siswa akan dipandu oleh guru melalui platform tatap muka daring. “Nanti akan dipandu guru lewat link tatap muka online, khusus untuk anak SD dan SMP, kalau PAUD menyesuaikan,” kata Yusuf.
Ia juga memastikan bahwa pembelajaran tetap berlangsung efektif dengan pemberian tugas bagi siswa.
Lebih lanjut, Yusuf meminta para orang tua dan masyarakat untuk lebih aktif mengawasi anak-anak selama mereka belajar di rumah. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan keselamatan mereka.
“Saya bilang ke anak-anak untuk fokus saja pada pembelajaran. Saya juga berharap agar orang tua turut memantau anak-anaknya,” tegas Yusuf, menekankan pentingnya peran keluarga dalam situasi saat ini.
Kerusuhan massa yang memicu kebijakan ini diketahui telah menimbulkan kerusakan parah di berbagai fasilitas umum dan gedung pemerintahan. Sejumlah pos polisi di Surabaya, Gedung Negara Grahadi di sisi barat, serta Mapolsek Tegalsari di Jalan Basuki Rachmat dilaporkan mengalami kerusakan akibat dibakar dan dijarah. (rma/but)






