Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Surabaya Tundjung Iswandaru menanggapi marahnya Walikota Eri Cahyadi pada anggotanya, terkait maraknya joki liar di Kebun Binatang (KBS) hari ini.
Tundjung menjelaskan bahwa, selama ini dirinya dan anggotanya sudah mengantisipasi parkir liar di KBS. Serta menggaransi anggotanya tidak ada yang terlibat (menerima upeti), dari joki parkir liar itu.
“Di lapangan (KBS) itu kan joki joki parkir liar, jadi bukan petugas kami. Kami juga liat (mengawasi) kalau ada petugas kami yang terlibat, akan kami tindak,” ujar Tundjung dikonfirmasi, Jumat (12/7).
Menurut Tundjung, maraknya parkir liar di KBS ini sudah lama diantisipasi dan awasi. Kata Tundjung, telah ada rambu larangan parkir hingga telah banyak joki parkir liar yang ditindak pidana ringan.
“Kita sudah bolak balik penindakan, ini akan kita giatkan lagi anggota saya akan dipertebal di situ. Kita akan monitoring, apabila ada yang bermain,” tegasnya.
Lebih mengejutkan, Tundjung mengungkapkan mirisnya jumlah joki parkir liar di KBS. Dia menyebut sangat banyak dan bisa mencapai 20 hingga 40 orang.
“Kan banyak mereka orangnya (joki) bisa 20, 30, 40 orang bergantian. Kita sering membahas dan rapatkan, kita juga sudah kerja sama dengan aparat terkait Satpol PP, Polisi, kita minta bantuan penertiban,” tutupnya. [ram/ian]






