Barcelona (beritajatim.com) – Salah satu faktor yang membuat FC Barcelona moncer musim ini adalah keberadaan Wojciech Szczesny. Bagaimana tidak. Dari 20 laga bersama kiper Polandia itu, FCB nirkalah. Rinciannya, 17 menang dan 3 seri.
Tetapi, tren tersebut terancam berakhir. Penyebabnya, kapten sekaligus kiper utama Marc-Andre ter Stegen segera pulih dari cedera lutut. Kiper asal Jerman itu menepi sejak 23 September 2024.
Awalnya, estimasi kesembuhan Ter Stegen adalah akhir Juni 2025. Kala itu, musim telah berakhir. Tetapi, dalam beberapa hari terakhir dia telah kembali dalam latihan bersama rekan setimnya. Meski latihan terpisah, itu jadi sinyal bahwa Ter Stegen bisa kembali main setidaknya bulan depan.
“Aku merasa jauh lebih baik. Sangat bersyukur berada di tim hebat ini. Semuanya mendukungku. Aku akan segera menginformasikan kepada tim pelatih jika aku telah siap tampil,” ujar Ter Stegen kepada BILD.
Seharusnya, situasi tersebut membuat Blaugrana gembira. Tetapi, melihat performa Szczesny yang gemilang, entrenador Hans-Dieter Flick justru pusing antara tetap menggunakan Szczesny hingga musim berakhir atau kembali bersama Ter Stegen.
Sebagai perbandingan, sebelum cedera, Ter Stegen memainkan 7 laga dan ada 1 kekalahan. Bukan tidak mungkin, jika Flick mengembalikan Ter Stegen jadi kiper utama di tengah tren positif bersama Szczesny, maka performa tim bisa menurun.
Apalagi, FCB juga masih berpeluang di tiga gelar. Mereka memimpin klasemen LaLiga, berada di final Copa del Rey, dan telah sampai di perempat final Liga Champions.
“Aku tidak ada masalah jika harus mengembalikan status kiper utama kepada Ter Stegen,” ucap Szczesny dikutip The Guardian. (dio/but)






