Madiun (beritajatim.com) – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan Toyota Hiace pembawa rombongan suporter PSS Sleman dan truk tronton di Tol Ngawi-Kertosono, Kabupaten Madiun, bertambah menjadi empat orang. Sebelumnya, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden yang terjadi pada Minggu (18/10/2026) pagi tersebut.
Kecelakaan terjadi di KM 616+200 jalur A, tepatnya di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, sekitar pukul 08.00 WIB. Toyota Hiace bernomor polisi AB 7831 E itu membawa belasan suporter PSS Sleman yang hendak menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan melawan Persebaya.
Kasat Lantas Polres Madiun AKP Dristica Brian Arya Leviantona mengatakan, kendaraan rombongan suporter tersebut melaju di jalur menuju Surabaya sebelum terlibat tabrakan dengan truk tronton bermuatan bibit kelapa.
“Empat orang meninggal dunia. Para korban merupakan penumpang Hiace yang tengah dalam perjalanan dari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan sepak bola antara PSS Sleman dan Persebaya,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan awal, satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan tiga korban lainnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Seluruh korban, baik meninggal dunia maupun luka-luka, dievakuasi ke RSUD Caruban.
Salah seorang penumpang yang selamat, Dimas Saputra Kusuma, mengaku sedang tertidur ketika kecelakaan terjadi. Ia baru mengetahui insiden tersebut setelah dibangunkan oleh temannya.
“Saya tidur. Dibangunkan, tahu-tahu mobil sudah hancur,” kata Dimas.
Warga Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu mengaku tidak mengalami luka serius. Setelah menyadari kecelakaan tersebut, ia langsung keluar dari kendaraan untuk mencari tempat aman.
Dimas menjelaskan, Hiace yang ditumpanginya merupakan kendaraan ketiga dari total empat kendaraan dalam rombongan perjalanan dari Sleman menuju Surabaya. Kendaraan tersebut berangkat sekitar pukul 06.00 WIB dengan membawa 15 orang, termasuk sopir.
Rombongan itu diketahui menggunakan jasa travel untuk menghadiri pertandingan PSS Sleman melawan Persebaya di Surabaya. Polisi menyebut proses pendataan dan pemeriksaan awal turut terkendala karena para penumpang tidak saling mengenal.
Dristica mengatakan, polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Petugas juga akan meminta keterangan dari para korban yang kondisinya telah memungkinkan untuk diperiksa.
“Kami masih menunggu kondisi mereka stabil, untuk selanjutnya dimintai keterangan, guna mengungkap penyebab pasti kejadian ini,” tandasnya.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi serta faktor yang menyebabkan Toyota Hiace tersebut menabrak bagian belakang samping truk tronton yang melaju di depannya. (rbr/aje)






