Surabaya (beritajatim.com) – Unusa (Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya) menegaskan posisinya sebagai kampus unggul di ASEAN dengan mengadakan pengabdian masyarakat (Pangmas) internasional di Perlis, Malaysia.
Acara ini merupakan kolaborasi Unusa bersama Universiti Malaysia Perlis dan Jabatan Pendidikan Negeri Perlis, Kementerian Pendidikan Malaysia, di Sekolah Kebangsaan Guar Jentik pada 29 Juli 2024.
Kegiatan ini fokus pada edukasi dan pelatihan terkait pentingnya air bersih dan pelestarian lingkungan. Di situ, siswa menerima pemahaman dampak air bersih sekaligus pelatihan pemantauan dan pengukuran kualitas air.
Ketua Pengabdian Masyarakat Internasional Unusa Achmad Syafiuddin menyebut jika kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Unusa untuk memberikan dampak positif di tingkat ASEAN.
“Kegiatan ini berdampak signifikan, khususnya untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian tentang air bersih sejak dini. Kami ingin meningkatkan kesadaran tentang air bersih sejak dini,” katanya, Minggu (11/8/2024).
Sementara itu, Dr Farrah Aini Dahalan dari Universiti Malaysia Perlis mengatakan, kolaborasi ini sebagai hasil kerjasama yang telah terjalin sejak 2022. Menurutnya, ini penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesadaran lingkungan di kalangan siswa.
“Kerjasama ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi lintas negara dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesadaran lingkungan di kalangan siswa,” katanya.
Kepala Sekolah Kebangsaan Guar Jentik Safuandy Sabri pun menyampaikan apresiasinya terhadap Unusa dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Ia berharap, edukasi serupa akan berlanjut ke depannya.
“Ini program internasional yang signifikan dan pertama kali diadakan di Sekolah Kebangsaan Guar Jentik. Kami berharap ini dapat dilanjutkan di tahun-tahun mendatang,” Kepala Sekolah Kebangsaan Guar Jentik, Safuandy Sabri.
Wakil Kepala Sekolah Kebangsaan Guar Jentik Nor Halmey Hamdah menambahkan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi siswa. “Program ini memberikan pemahaman teknis yang penting untuk mencetak calon-calon saintis di masa depan,” katanya.
Dengan kegiatan ini, Unusa menunjukkan dedikasinya dalam memajukan pendidikan dan kesadaran lingkungan di ASEAN. Program ini tidak hanya memberikan edukasi dan pelatihan praktis, tetapi juga mempererat hubungan antara institusi pendidikan di Indonesia dan Malaysia.
Unusa berharap kegiatan serupa dapat berlanjut di masa depan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kepedulian lingkungan di kawasan ASEAN. [ipl/suf]






