Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) semakin memperkuat reputasinya sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tapi juga berperan dalam pemulihan pandemi.
Hal itu dibuktikan oleh Unusa dengan menerima penghargaan Jatim Bangkit Awards 2023 pada kategori Lembaga Pendidikan dengan Dukungan Terhadap Pemulihan Dampak dari Pandemi, yang digelar oleh JTV.
Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie mengatakan bahwa capaian ini sebagai wujud kontribusi nyata yang diberikan oleh Unusa dalam memfasilitasi pemulihan masyarakat di tengah tantangan pandemi Covid-19.
Baca Juga: Kejari Ponorogo Musnahkan Barang Bukti 88 Kasus yang Inkrah
Selain itu, penghargaan ini juga merupakan wujud rasa syukur atas ikhtiar Unusa dalam berkontribusi menanggulangi Covid-19. Tentunya, ini juga sebuah kebanggaan tersendiri bagi Unusa.
“Ini akan selalu menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di Jawa Timur,” ujar Prof Jazidie, Kamis (19/10/2023).
Ada 3 inisiatif yang dilakukan Unusa dalam membantu pemulihan masyarakat selama masa pandemi. Pertama, membentuk Unusa Care, yakni memberikan bantuan sekaligus pencerahan bagi masyarakat untuk aware dengan kesehatan selama masa pandemi.
Kedua, berkolaborasi dengan Rumah Sakit Islam Jemursari dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya dalam vaksinasi gratis, dan dipercaya menjadi salah satu tempat PCR Test dengan pemberian alat bantuan PCR.
Baca Juga: Khofifah Usul Donasi Darah untuk Tragedi Kemanusiaan Palestina ke PMI
Ketiga, Unusa mengambil kebijakan dengan memberikan keringanan bagi siswa yang ingin berkuliah, yakni dengan pemberian beasiswa, berbagai potongan biaya, maupun keringanan untuk mengangsur.
“Dampak ekonomi merupakan tantangan luar biasa saat pandemi, di situ kami mengambil kontribusi dengan memberi keringanan pembiayaan, sehingga kami berharap jangan sampai ada mahasiswa yang berhenti kuliah hanya karena biaya,” ujarnya.
Ia berharap mahasiswa Unusa terus menanamkan jiwa saling tolong menolong, bersikap ikhlas untuk membantu masyarakat, dan sebisa mungkin menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam hal kebaikan.
Baca Juga: Petugas Penanganan Karhutla Gunung Lawu Magetan Pakai Pompa Air untuk Pembasahan
“Seperti tagline dan motto kita, sudah seharusnya sebagai manusia adalah menjadi yang bermanfaat bagi sesamanya dan teruslah kita mengembangkan nilai-nilai Rahmatan lil Alamin,” pesannya.
Melalui pencapaian ini, Unusa telah membuktikan bahwa pendidikan dan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi kekuatan besar dalam berjuang menghadapi situasi sulit pandemi Covid-19. [ipl/ian]






