Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi Bisnis Teknologi Digital (FEB-TD) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) melakukan pengabdian masyarakat (Pengmas) dengan membina UMKM agar mampu berjualan lewat teknologi digital.
Pembinaan itu dilakukan dengan memberikan pelatihan desain menggunakan aplikasi Canva hingga membuat webside. Dua UMKM yakni Conig dan nasi bakar yang berada di Sidoarjo ikut dalam pelatihan ini. Unusa menilai bahwa pemberdayaan pelaku UMKM melalui teknologi digital marketing e-promkm sebagai solusi peningkatan kinerja keuangan dan promosi usaha bagi masyarakat lokal Sidoarjo.
Dekan FEB TD Unusa Dr Ubaidillah Zuhdi menjelaskan, pengabdian yang dilakukan FEB-TD ini dalam rangka untuk meningkatkan penjualan yang dilakukan UMKM. Selain itu, juga memudahkan UMKM dalam pelaporan hasil penjualan mereka. “Kali ini kami memberikan pelatihan bagaimana mereka bisa memasarkan produk mereka melalu webside serta desain produk mereka agar lebih menarik,” kata Ubay, sapaannya akrabnya, Rabu (14/12/2022).
Ubay menjelaskan dari pelatihan ini nantinya tim dosen dan mahasiswa terus melakukan pendampingan kepada UMKM. “Nanti juga dari pelatihan akan kami tinjau bagaimana produk mereka hingga nantinya melihat bagaimana pemasaran yang dilakukan,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”unusa”]
Saat ini, Dosen dari FEB-TD masih melakukan pendampingan UMKM yang ada di Sidoarjo. Namun tidak menutup kemungkinan akan ke kota lainnya. “Kami terus meningkatkan penjualan yang dilakukan UMKM yang ada di Sidoarjo terlebih dalam menggunakan teknologi digital,” tutur Ubay.
Ubay menjelaskan dalam pendampingan ini adanya peran dari tiga prodi yang dimiliki Unusa. Dimana Prodi Sistem Informasi melakukan pendampingan pembuatan webside untuk penjualan produk. Prodi akuntasi bagaimana UMKM ini melakukan pembukuan produk dan keuangan mereka. “Sedangkan Manajemen bagaimana mereka melakukan pemasaran produk mereka agar dapat dibeli oleh konsumen,” terangnya.
Ubay menjelaskan jika perkembangan pemberdayaan masyarakat terutama di sektor UMKM sangat diperlukan terutama di masa resesi global seperti saat ini, tidak terkecuali di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Peran serta akademisi di Surabaya sangat dibutuhkan demi keberlangsungan, kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di Surabaya Raya khususnya bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo. [ipl/suf]






