Surabaya (beritajatim.com) – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur siap berangkatkan umroh Sunhaji, seorang penjual es teh yang menjadi viral setelah videonya tersebar saat menghadiri majelis pengajian yang dipimpin oleh Gus Miftah.
GP Ansor Jawa Timur tersentuh hatinya, melihat sosok Sunhaji yang berjualan es teh demi menghidupi dirinya dan keluarga.
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kerja keras Bapak Sunhaji. Dalam pernyataan resminya di akun Facebook, pria yang akrab disapa Gus Musaffa mengungkapkan niat organisasi untuk memberangkatkan Bapak Sunhaji ke Tanah Suci.
“Kami ingin memberikan apresiasi atas keteladanan dan kerja kerasnya dengan memberangkatkan beliau untuk menjalankan ibadah umroh secara gratis,” ujarnya.
PW GP Ansor Jawa Timur pun sedang berupaya mengumpulkan informasi mengenai Bapak Sunhaji. Mereka mengajak masyarakat yang memiliki kontak atau informasi terkait untuk membantu menyampaikan data tersebut.
Gus Musaffa juga meminta bantuan kepada masyarakat yang mengenal atau mengetahui informasi terkait Sunhaji atau keluarganya, agar bisa langsung menghubungi PW GP Ansor Jawa Timur di nomor 0813-2004-8871.
“Kami berharap siapa saja yang mengetahui keberadaan Bapak Sunhaji dapat membantu kami. Ini adalah langkah kecil yang kami lakukan untuk menunjukkan kepedulian kepada sesama,” tambah Gus Musaffa.
Sebelumnya, sosok Sunhaji menarik banyak perhatian warganet lantaran videonya yang tengah berjualan es teh viral. Saat itu, ia menjajakan minuman kepada para jamaah di majelis pengajian yang dipimpin oleh Gus Miftah.
Di sana, Gus Miftah sempat memberikan guyonan kepadanya yang dianggap warganet tidak pantas, dengan ungkapan goblok atau bodoh. Hal ini pun sontak membuat warganet geram.
“Oh kon borong? Es tehmu sek akeh pora? Masih? Yo kono didol goblok. (Oh disuruh mborong? Es tehmu masih banyak gak? Masih? Ya sana dijual bodoh),” ujar Gus Miftah dalam video yang viral tersebut. (fyi/ian)





