Surabaya (beritajatim.com) – Untag Surabaya menggelar buka puasa bersama ratusan anak yatim dari sepuluh panti asuhan, Rabu (11/3/2026). Agenda di Ruang Aula Graha Wiyata ini menjadi wujud nyata implementasi fungsi sosial perguruan tinggi.
Rektor Untag Surabaya, Harjo Seputro, menegaskan komitmen institusi dalam meningkatkan kepekaan sosial sivitas akademika. Menurutnya, kampus harus hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi lingkungan sekitar.
“Kegiatan buka puasa bersama anak yatim piatu merupakan bentuk kepedulian sosial yang secara konsisten dilakukan oleh kampus,” ujar Harjo.
Sementara itu, Dosen Fakultas Teknik, Muhammad Faisal, dalam ceramahnya menekankan pentingnya meneladani sikap Nabi Muhammad SAW. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk konsisten berbagi tanpa memandang latar belakang penerima manfaat.
“Mari teladani sikap Nabi Muhammad SAW yang selalu berbagi dan peduli tanpa pandang apakah orang tersebut baik atau buruk kepada kita,” tutur Faisal.
Acara ini melibatkan anak-anak dari Yayasan Nurul YAPIFA, Laznas Sahabat Yatim, hingga Panti Asuhan Ulul Azmi. Selain perjamuan, Untag Surabaya juga menyalurkan bantuan dana tunai untuk mendukung kebutuhan operasional harian anak-anak.
Perwakilan anak yatim, Anisa Latif, mengaku sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan religius dan hiburan dongeng yang disajikan. Baginya, interaksi dengan kalangan akademisi memberikan pengalaman baru dan keceriaan tersendiri.
“Senang dapat berbuka puasa bersama, bertemu orang-orang, dan mendengar dongeng yang lucu,” ungkap Anisa singkat.
Melalui kegiatan ini, Untag Surabaya berupaya memperkuat struktur empati kolektif di lingkungan pendidikan tinggi. Fokus utama terletak pada penguatan nilai kemanusiaan serta mempererat hubungan emosional antara kampus dengan masyarakat. [ipl/aje]






