Surabaya (beritajatim.com) – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya ingin mengajarkan gen Z cara bijak memanfaatkan teknologi lewat kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2024.
Koordinator Sie Acara PKKMB 2024 Dinda Lisna Amilia mengatakan bahwa saat ini banyak gen Z yang sulit memahami makna budi pekerti sebagai lebih dari sekadar tindakan kebaikan sehari-hari.
“Oleh karena itu, acara ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya nilai-nilai moral dalam era digital,” ujar Dinda, Sabtu (10/8/2024).
Sesuai tema PKKMB 2024, yakni ‘Teknologi untuk Budi Pekerti’, Untag Surabaya ingin mengajarkan generasi Z bijak memanfaatkan teknologi dengan menjaga nilai-nilai dan tradisi yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Kemudian memberikan inspirasi dan apresiasi untuk membentuk generasi yang berintegritas dan bijaksana dalam memanfaatkan teknologi,” lanjut Dinda.
PKKMB 2024 Untag Surabaya juga menghadirkan pembicara inspiratif, salah satunya pendiri Good News From Indonesia (GNFI), media yang memanfaatkan teknologi untuk menyebarluaskan berita positif di tengah arus media yang sering mengutamakan sensasi.
“Adanya materi ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada mahasiswa baru tentang pentingnya menjaga integritas dan kebijaksanaan dalam menggunakan teknologi,” terang Dinda.
Dengan konsep visualisasi yang lebih menarik, seperti videotron dan TV plasma, PKKMB 2024 Untag Surabaya menawarkan pengalaman informatif dan menghibur.
Selain itu, acara ini akan memperkenalkan kembali maskot ‘Owl’ setelah pertama kali diperkenalkan pada tahun 2014, dan menggantikan Papermob dengan Treasure Hunt sebagai selebrasi utama.
“Penambahan unsur visualisasi dan kehadiran maskot diharapkan dapat menambah keseruan dan kebanggaan sebagai bagian dari Kampus Merah Putih,” kata Dinda.
Untuk menyeimbangkan teknologi dengan kebudayaan, PKKMB 2024 Untag Surabaya juga menampilkan kesenian tradisional Bantengan untuk memperkenalkan mahasiswa baru pada budaya lokal. [ipl/ted]






