Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya menambah jumlah koleksi guru besar barunya di bidang kedokteran, yakni Prof Soedarsono dan Prof Syamsulina Revianti.
Pada Senin (25/9/2023) lalu, keduanya sudah menerima SK Kemendikbudristek serta Penetapan Angka Kredit (PAK) jabatan baru menjadi guru besar.
Rektor UHT Surabaya Prof Supartono mengatakan bahwa ini merupakan gelombang ketiga jabatan guru besar yang diraih oleh dosen UHT sejak periode Maret-Oktober 2023. Sehingga, kini ada 9 dosen yang menjabat guru besar.
Baca Juga: Pemkab Kediri Cegah Korupsi Melalui MPC Sebesar 92 Persen
“Selamat dan sukses atas turunnya SK Prof Soedarsono dan Prof Syamsulina Revianti yang merupakan prestasi pencapaian gelar tertinggi akademik menjadi seorang guru besar,” ujarnya, ditulis Kamis (12/10/2023).
Ia menambahkan, anugerah prestasi gelar profesor tersebut diharapkan dapat membawa manfaat dalam kehidupan, baik di keluarga maupun dalam karirnya.
“Semoga bermanfaat dalam sehari-harinya menjadi dosen di Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah Surabaya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Prof Dyah Sawitri menyampaikan apresiasinya atas diraihnya gelar profesor dua sivitas akademika UHT Surabaya tersebut. Ia berharap keduanya dapat lebih produktif ke depannya.
Baca Juga: Tersangka Dugaan Korupsi dalam Pembelian dan Penjualan Ikan Tenggiri Steak Ditahan
“Harapannya bisa lebih produktif lagi menghasilkan karya ilmiah nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Sehingga, perguruan tinggi di Indonesia, khususnya lingkungan LLDIKTI Wilayah VII semakin dikenal dikancah global karena karyanya,” tuturnya. [ipl/ian]






