Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Ciputra memberikan motivasi kepada mahasiswa yang terlibat dalam Program Wirausaha Merdeka (WMK) 2023 melalui Business Launching pada hari kedua, Sabtu (2/12/2023). Acara ini melibatkan kegiatan talkshow entrepreneurship untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa mengenai bagaimana mempertahankan sebuah bisnis.
Pada talkshow ini, narasumber utama adalah Executive Board Universitas Ciputra, DR. Ir. Denny Bernardus M.M. Dengan tema “Membangun Bisnis Berkelanjutan dalam Konteks Pasar Global,” Denny berbagi pandangannya tentang perbedaan antara manajemen bisnis dan manajemen pertemanan.
Denny menekankan bahwa dalam mencari mitra bisnis, penting untuk mencari perbedaan daripada kesamaan. “Kalau mencari sahabat, kita mencari kesamaan, tapi mencari mitra bisnis, kita mencari perbedaan,” jelasnya di Atrium Ciputra World setelah talkshow.
Denny mengungkapkan bahwa untuk mempertahankan bisnis, diperlukan komitmen dan tanggung jawab dari kelompok kecil yang terbentuk. Menurutnya, kelompok wirausaha yang efektif sebaiknya terdiri dari maksimal lima orang. Selain itu, setiap anggota kelompok harus memiliki perbedaan dalam kemampuan dan latar belakang keilmuannya. Ini dianggap penting untuk memberikan masukan yang beragam dan mendukung kelangsungan bisnis.
Denny juga menyoroti pentingnya jam terbang dalam dunia wirausaha. Founder sebuah usaha perlu memiliki pengalaman yang cukup agar memiliki pengetahuan yang luas. Program Wirausaha Merdeka Universitas Ciputra dianggap sebagai sarana untuk mencapai hal tersebut.
“Dalam mata kuliah WMK, kita mengajarkan kepada para mahasiswa untuk tidak hanya tinggal dalam satu disiplin. Mereka harus multi disiplin, sehingga dengan jumlah yang terbatas, yaitu maksimal 5 orang, dapat tercipta usaha-usaha baru yang lebih sustainable,” tambahnya.
Menurut Denny, program WMK Universitas Ciputra berhasil menciptakan 550 start-up baru dari 39 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
BACA JUGA:
Dosen Universitas Ciputra Surabaya Latih Keberanian Siswa Tuna Netra dengan Berenang
Dr. David Sukardi Kodrat, Ketua WMK Universitas Ciputra, menegaskan bahwa universitas ingin mendukung penciptaan wirausaha baru dari berbagai latar belakang, bukan hanya eksklusif untuk mereka yang memiliki modal besar.
“Entrepreneur tidak hanya untuk orang-orang yang punya uang. Pak Ciputra ingin anak petani, nelayan, polisi, tentara, orang-orang terbelakang bisa menjadi pengusaha,” ungkapnya. [but]








