Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya memberangkatkan 120 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Mitigasi Bencana ke wilayah Tulangan, Sidoarjo.
Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unitomo Sapto Pramono mengatakan, ratusan mahasiswa tersebut dibagi dalam tiga kelompok besar untuk kemudian disebar ke 11 SD yang sudah dipetakan.
“Kami bekerjasama dengan Kabupaten Sidoarjo dalam KKN sudah sejak lama. Semester lalu pun di Sidoarjo, Kecamatan Taman. Sekarang di Kecamatan Tulangan,” ujar Sapto, Senin (11/12/2023).
Baca Juga: Kedatangannya Disorot, Ellen Sulistyo Pengusaha Kuliner Cantik Ini Berikan Klarifikasi
Ditambahkan Kepala Lembaga Penelitian Unitomo Eny Haryati bahwa KKN Tematik Mitigasi Bencana ini akan berlangsung selama 10 hari, terhitung mulai hari ini. KKN akan berakhir pada 20 Desember 2023 nanti.
“Dalam waktu yang tidak lama ini, mahasiswa wajib memaksimalkan untuk menyelesaikan program-program yang telah disusun,” tuturnya.
Kedatangan mahasiswa KKN Unitomo ini pun disambut hangat oleh perangkat setempat. “Suatu kehormatan bagi kami, KKN dilaksanakan di Tulangan. Ini akan memberikan wawasan luar biasa terkait mitigasi bencana, khususnya sekolah tangguh bencana,” ungkap Camat Tulangan Suprayitno.
Baca Juga: Bunuh Mahasiswi Ubaya, Rochmad Ali Dituntut 19 Tahun
Sedangkan Kalaksa BPBD Sidoarjo Dwijo Prawiro menerangkan jika mahasiswa KKN-PPM akan memberikan pengetahuan seputar Sekolah Tangguh Bencana, dan simulasi teknis turunan dari sosialisasi yang dilakukan.
“Materi-materi sosialisasi nantinya merupakan arahan teknis terkait manajemen kebencanaan, penggunaan aplikasi INARISK, petunjuk pelaksanaan sosialisasi mitigasi kebencanaan bagi siswa,” terang Dwijo.
Ia melanjutkan, dalam sosialisasi tersebut akan dibarengi dengan pemberian pengetahuan bencana melalui Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena). [ipl/ian]






