Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) sukses menutup rangkaian acara Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (Oshika Maba) tahun 2024, yang berlangsung pada Rabu (25/9/2024) sore. Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., menyampaikan rasa bangga atas kesuksesan pelaksanaan Oshika Maba 2024 yang berjalan lancar dan penuh prestasi.
“Pada sore hari ini, saya sangat berbahagia dan bangga dengan proses penyelenggaraan Oshika Maba 2024 di Universitas Islam Malang ini. Semua kegiatan berjalan dengan lancar, dan kalian semua berhasil menunjukkan prestasi terbaik,” ungkap Prof. Junaidi dalam sambutannya.
Ia juga menekankan bahwa selama pelaksanaan orientasi, Unisma menjamin bebas dari tiga dosa besar di dunia pendidikan, yaitu kekerasan seksual, bullying, dan diskriminasi. “Alhamdulillah, di Unisma kita jauh dari dosa-dosa tersebut. Semua mahasiswa diperlakukan sama tanpa membedakan latar belakang, jenis kelamin, atau asal usul,” jelasnya.
Setelah melalui masa orientasi selama empat hari, Prof. Junaidi mengungkapkan bahwa orientasi ini telah berhasil meletakkan dasar-dasar karakter keislaman, keindonesiaan, dan kecendekiaan. Pondasi ini akan dikembangkan lebih lanjut selama mahasiswa menempuh pendidikan di Unisma.
“Kalian sudah siap untuk menghadapi masa studi selama empat tahun ke depan di Universitas Islam Malang, yang kini sedang melesat menuju status World Class University,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Junaidi juga memberikan apresiasi terhadap berbagai prestasi mahasiswa baru, termasuk dalam kompetisi video kreatif hingga yel-yel inovatif. Beberapa mahasiswa telah diberikan penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas kreativitas dan kerja keras mereka.
Selain itu, Prof. Junaidi menegaskan peran penting Unisma dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Unisma berkomitmen untuk berpartisipasi aktif, terutama dalam bidang kesetaraan gender dan pelestarian lingkungan.
“Unisma senantiasa berpartisipasi dalam pencapaian SDGs, terutama terkait kesetaraan gender, lingkungan, dan peningkatan kualitas pendidikan,” jelas Prof. Junaidi.

Ia juga mendorong mahasiswa Fakultas MIPA dan Biologi untuk lebih berkontribusi dalam pelestarian lingkungan sebagai upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Prof. Junaidi juga menyinggung pentingnya pengembangan spirit kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Ia mengajak mahasiswa baru untuk memanfaatkan berbagai kegiatan yang tersedia di Unisma, baik melalui kuliah maupun UKM, sebagai upaya mendukung pertumbuhan kewirausahaan.
“Kami mendorong mahasiswa baru untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan kewirausahaan, sehingga milestone Unisma sebagai universitas berkelas dunia semakin terwujud,” tambahnya.
Dengan berakhirnya Oshika Maba 2024, mahasiswa baru Unisma kini sudah siap mengikuti kegiatan akademik dan berbagai program lainnya. Prof. Junaidi menutup acara dengan pesan kepada seluruh mahasiswa untuk terus belajar dan menyelesaikan studi tepat waktu.
“Kami berharap, empat tahun dari sekarang, kalian akan lulus dengan predikat sarjana unggul,” tutupnya. (dan/ian)






