Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) dengan delegasi yang dipimpin Rektor Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si berkunjung ke Shandong Academy of Agricultural Sciences (SAAS) Shandong-China. Dalam kunjungan ini kedua pihak sepakat melakukan joint research, joint publication, external examiner, lecturer and student’s exchange.
Rektor Unisma menjelaskan, secara umum kolaborasi dengan SAAS dinilai dapat memperkuat kompetensi akademik dan riset para dosen dan mahasiswa Unisma. Kolaborasi ini juga akan memperkuat kualitas dan pengembangan pendidikan dan penelitian di Unisma Malang dan SAAS.
“Nantinya kedua pihak memiliki hasil temuan yg inovatif bertaraf internasional yang mampu mendukung Unisma dalam milestone entrepreneurial University,” ujar Maskuri lewat keterangan tertulis, Rabu (22/5/2024).
Unisma, lanjut Maskuri, mendapat momentum untuk menggeliatkan mutu kampus dengan lompatan mutu dan membanggakan. Bagi Maskuri dengan kunjungan ke China ini dapat memperkuat dan mengembangkan imajinasi, inspirasi, kreatifitas, inovasi dan produktivitas.
“Unisma Malang ke depan, sebagai perguruan tinggi papan atas di Indonesia yang telah terakreditasi unggul dan internasional,” jelasnya.
Rektor Unisma didampingi Ketua Bidang Usaha Yayasan, Wakil Rektor 4 dan Kantor Urusan Internasional. Delegasi Unisma diterima
Li Ciangdong selaku President of SAAS dan Xu Shaojian selaku Direktur International Cooperation Departement of SAAS juga jajarannya.
Sebagai informasi, Shandong Academy of Agricultural Sciences (SAAS) merupakan lembaga riset ternama di China. SAAS berada di ibukota Provinsi Jinan Shandong dan telah berusia 121 tahun.
Sejak 1978, SAAS telah melakukan international collaboration di antaranya dengan University of Guelph, University of Missouri, University of Leicester, The University of Arizona, Illinois University, University of Pennsylvania, Agriculture and Agri Food Canada dan beberapa lembaga dunia lainnya. Pengembangan teknologi dan praktik terbaik telah dilakukan di bidang pertanian.

SAAS juga bergerak pada bidang peternakan dan support untuk pengembangan herbal. SAAS mempunyai 2 pusat riset di bidang pertanian dan peternakan.
Maize Research Institute SAAS banyak melakukan riset pemuliaan tanaman. Mereka telah dihasilkan 845 varietas tanaman yang telah tersertifikasi. Tanaman utamanya adalah gandum, kacang-kacangan, biji-bijian (serealia), dan buah-buahan.
Salah satu fokus risetnya pada pemuliaan jagung menggunakan teknologi rekayasa genetika Genetic Engineering. Di samping itu juga pengembangan riset bidang herbal medicine yang melibatkan para ahli bidang Farmasi.
Sementara itu, Institute of Animal Science and Veterinary Medicine, SAAS mengembangkan program genetic and animal breeding pada ternak sapi perah, domba, kelinci. Mereka menghasilkan produktivitas ternak yang lebih optimal dengan didukung riset bidang veterinary bidang vaksin. [dan/but]






