Lamongan (beritajatim.com) – Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui kegiatan courtesy call atau kunjungan kehormatan bersama Southern Luzon State University (SLSU) – Tomas Oppus, Filipina, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Unisda mulai pukul 12.00 hingga 14.30 WIB tersebut berjalan dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antarp perguruan tinggi lintas negara, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Rektor Unisda, Muhammad Hafidh Nashrullah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama internasional menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
“Kerja sama internasional sudah menjadi kebutuhan untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan, riset, dan daya saing global mahasiswa,” kata Hafidh.
Dalam kesempatan yang sama, Irmayani memaparkan program SEA-Teacher yang selama ini menjadi jembatan strategis dalam pertukaran mahasiswa di Asia Tenggara. Program tersebut dinilai mampu memberikan pengalaman belajar lintas negara sekaligus memperluas wawasan budaya mahasiswa.
“Melalui program SEA-Teacher, mahasiswa tidak hanya belajar di lingkungan akademik yang berbeda, tetapi juga memahami keberagaman budaya yang memperkaya perspektif global mereka,” ujar Irmayani.
Sementara itu, perwakilan SLSU, Leslie Elisa S. Cobilla, menyampaikan komitmen kerja sama melalui commitment speech yang menekankan pentingnya keberlanjutan kolaborasi di berbagai bidang.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan kerja sama yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Unisda, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa peserta SEA-Teacher Batch ke-11, serta delegasi dari SLSU Filipina. Para peserta mendapatkan manfaat berupa pengalaman kolaborasi internasional, perluasan jejaring akademik, serta pemahaman budaya lintas negara.
Dilatarbelakangi oleh upaya internasionalisasi pendidikan, kegiatan ini menjadi langkah nyata Unisda dalam memperkuat kemitraan global. Selain itu, sinergi antarp perguruan tinggi lintas negara diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. (fak/kun)






