Indiana (beritajatim.com) – Label kuda hitam kepada Indiana Pacers musim ini tampaknya bukan bualan. Setidaknya itu terlihat hingga game ketiga NBA Finals ketika mereka mengalahkan Oklahoma City Thunder 116-107.
Kemenangan pada game yang dimainkan di Gainbridge Fieldhouse, Indiana, itu membuat Pacers kembali unggul 2-1 atas Thunder. Dengan game keempat yang kembali dimainkan di venue yang sama pada Sabtu (14/6), Pacers berkesempatan untuk memperlebar skor jadi 3-1.
Keunggulan Pacers pada kuarter kedua dan keempat jadi kunci kemenangan di game ketiga hari ini. Bukan sekadar unggul. Melainkan keunggulan 2 digit. Yakni 12 poin pada kuarter kedua (40-28) dan 14 poin pada kuarter keempat (32-18).
Pascal Siakam, Tyrese Haliburton, dan Bennedict Mathurin on fire dengan mengemas 21 poin, 22 poin, dan 27 poin. Haliburton bahkan mencetak double-double dengan 11 assist.
Pacers hanya butuh dua kemenangan lagi untuk memenangi NBA pertama mereka. Sebelum ini, mereka hanya sekali lolos NBA Finals edisi 2000 sebelum dikalahkan LA Lakers.
“Ketika kami mampu tampil apik secara tim, inilah hasilnya. Semua pemain sukses menampilkan performa terbaik mereka,” ujar pelatih Pacers Rick Carlisle dilansir Toronto Star.
Sebenarnya di kubu Thunder juga ada tiga pemain yang mencetak 20an poin. Yakni Chet Holmgren (20 poin), Shai Gilgeous-Alexander (24 poin), dan Jalen Williams (26 poin). Tetapi, nominal angka rekan setim lainnya minim.
“Di kuarter terakhir, mereka (Pacers, Red) benar-benar menghabisi kami. Ini tidak boleh terulang di game selanjutnya (Sabtu, Red)” ujar pelatih Thunder Mark Daigneault. (dio)






