Surabaya (beritajatim.com) – Unesa memberikan motivasi dan bonus kepada mahasiswa terbaiknya yakni Marcelino Ferdinan yang saat ini tengah berjuang di Piala Asia 2023 di Qatar, diketahui saat ini pemain asal Surabaya ini tengah berjuang di pertandingan terakhirnya melawan Guinea U23, Kamis (9/5/2024) sebagai penentuan Indonesia lolos atau tidaknya timnas Indonesia ke Olimpiade.
Dalam sekuat Timnas U-23 salah satu pemainnya merupakan mahasiswa Unesa dari mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK).Atas prestasi Marsel, maka UNESA terus memberikan dukungan penuh kepada mahasiswanya tersebut.
Rektor UNESA, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., mengatakan bahwa ada beberapa dukungan yang diberikan seperti terus menjalin komunikasi lewat tim dosen yang ditunjuk untuk memberikan motivasi agar Marselino bersama skuad timnas semakin semangat untuk memenangkan pertandingan krusial tersebut.
“Waktu Marselino membantu Indonesia raih emas sepak bola di SEA Games 2023 lalu, kami berikan beasiswa kuliah gratis di UNESA. Nah, sekarang, kami juga menawarkan beasiswa S-2. Nanti lulus S-1 bisa lanjut S-2 lagi, beasiswa. Lalu kalau sudah S-2 kami tawarkan jadi dosen di UNESA atas perannya memperkuat timnas di Piala Asia U-23 2024,” ucap rektor yang akrab disapa Cak Hasan, Jumat (3/5/2024)
Lebih lanjut dikatakan Hasan membutuhkan dosen yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang olahraga. Mahasiswa yang membela timnas seperti Marcelino misalnya memiliki pengalaman di pentas sepak bola dunia bisa menjadi penguatan bidang olahraga di UNESA.
Sementara itu, Dekan FIKK, Dwi Cahyo Kartiko mengatakan bahwa pihaknya melalui tim dosen yang ditunjuk juga tetap menjalin komunikasi untuk memperkuat mental dan memotivasi Marselino dan kawan-kawannya sejak awal.
“Komunikasi itu tentu terus kami lakukan, baik itu video call atau melalui chat. Ya, kami terus memperkuat, agar Marselino dkk bisa fokus untuk memenangkan pertandingan dan memberikan yang terbaik untuk pertandingan penting nanti,” ucapnya.
Dia menambahkan, kendati ada kesempatan lain, tetapi pertandingan melawan Irak ini menjadi kesempatan emas bagi Timnas Indonesia untuk mendapatkan tiket ke Olimpiade.
Menurut dekan, kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Harapannya, Timnas Indonesia bisa memenangkan pertandingan dan bisa bertemu negara-negara lainnya seperti Argentina di Olimpiade. “Kapan lagi dapat kesempatan main bareng mega bintang seperti Lionel Messi misalnya. Kita doakan bareng-bareng, sehingga timnas bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan sampai playoff,” ucapnya.
Agar mendapatkan kemudahan menaklukkan tim lain dalam Piala AFC tersebut, Merselino meminta dukungan kepada rektor UNESA dan jajarannya, dekan FIKK dan jajarannya, serta seluruh keluarga besar UNESA. “Mohon doa dan dukungan semuanya, termasuk dari teman-teman mahasiswa UNESA. Semoga saya selalu diberikan kemudahan dalam mencetak gol, dan mampu membawa kemenangan nantinya,” ujarnya. (way/kun)






