Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP Unesa) menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. PKM ini untuk mendukung IKU 3 Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Seperti diketahui, tri dharma perguruan tinggi tersebut terdiri dari pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiganya menjadi poin penting dalam mewujudkan visi dari perguruan tinggi.
Unesa sendiri ingin berperan aktif dalam menguatkan pendidikan masyarakat Indonesia, bahkan sampai di luar negeri. Salah satunya lewat pelatihan PKM bersama para dosen Unesa.
Hal itu pun disambut baik Konjen RI di Kota Kinabalu Rafail Walangitan, yang juga Plt Kepala Sekolah SIKK Sabah.
“Sebagai sekolah Indonesia di luar negeri, SIKK juga berperan sebagai pusat pertemuan dan wadah mempertahankan identitas budaya Indonesia di Kinabalu. Sekolah ini mendorong kegiatan yang mempromosikan budaya dan bahasa Indonesia di antara siswa, orang tua dan komunitas lokal,” ujar Rafail, Sabtu (15/7/2023).
BACA JUGA:
Unesa Borong Tujuh Penghargaan pada RAVTE-SIA 2023
Dengan pelatihan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas SDM. Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara dalam upaya peningkatan pendidikan unggul.
Kegiatan pelatihan diawali dengan sajian materi oleh para narasumber, dilanjutkan workhop Menyusun LKDP, dan dikhiri dengan presentasi, review dan revisi produk LKPD yang dibuat masing-masing individu peserta Pelatihan Case Method.
Di kesempatan itu, Dekan FMIPA Unesa Prof Wasis optimistis jika melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dapat memberikan edukasi tentang obat tradisional untuk menjaga daya tahan tubuh serta mendorong pengembangan jiwa kewirausahaan masyarakat Indonesia di Kinabalu.
“Kami yakin bahwa kolaborasi dan pertukaran pengetahuan ini akan membawa manfaat nyata bagi guru, karyawan dan masyarakat sekitar,” jelas Wasis.
BACA JUGA:
Atlet Pentaque Unesa Raih Juara Umum Babak Kualifikasi PON di Bali
Sementara Wakil Dekan I Prof Budi Prowoko menyebut bahwa ke depan PKM ini akan dijadikan model PKM Internasional bagi dosen dan civitas Unesa.
“Dengan semangat ini, kami mengundang semua pihak untuk bergabung dalam kegiatan ini dan bersama-sama mencapai kesuksesan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Kegiatan PKM internasional ini diinisiasi oleh Prof Dr Mustaji MPd, dan diketuai oleh Prof Dr Nuniek Herdyasuti, MSi, serta didukung oleh dosen dan mahasiswa FIP Unesa. [ipl/beq]






