Jember (beritajatim.com) – Universitas Jember ternyata mengadopsi program ‘Wes Wayahe Jember Langit Biru’ milik Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur. Bagian dari upaya mengurangi polusi udara.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan di Jember. ‘Wes Wayahe Jember Langit Biru’ diadopsi Fakultas Pertanian dan beberapa fakultas lain. Setiap Jumat, kami bersepeda bersama,” kata Ketua Tim Lingkungan Unej Tri Ratnasari, ditulis Minggu (12/2/2023).
Kampanye bersepeda saat ke kantor mulai dilaksanakan Bupati Hendy Siswanto di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (6/9/2022). “Kami sudah menerbitkan surat edaran untuk mengimbau kepada semua ASN (Aparatur Sipil Negara) instansi di bawah Pemkab Jember untuk bersepeda,” katanya.
“Tentunya mereka bisa mengukur sendiri. Dalam surat itu tidak wajib harus bersepeda. Silakan diukur dirinya sendiri, kira-kira apakah mampu tidak bersepeda. Kalau jaraknya jauh, Bondowoso-Jember, tidak mungkin pakai sepeda,” kata Hendy.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bupati-jember-hendy”]
“Tapi minimal ini bagian dari jawaban untuk kita di daerah mengikuti perintah pimpinan, Pak Presiden. Kebijakan itu harus didukung semuanya dalam bentuk konkret. Bersepeda, hemat energi, dan subsidi BBM bisa kita salurkan kepada warga yang membutuhkan,” kata Hendy.
Hendy juga mengimbau kepada masyarakat agar hemat energi dengan mematikan lampu dan AC jika sudah tidak digunakan. “Lampu di tempat kerja kita matikan,” katanya.
Sementara itu, Universitas Jember juga menggelar Ring the Bell: Beyond Imagination, medio Juli silam. Sebanyak 1.250 orang memulai gowes bersama dari kampus Universitas Jember (Unej) dengan rute 16 kilometer hingga 24 kilometer sepanjang kawasan kampus setempat. [wir/suf]






