Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) menerima dua mahasiswa termuda di jalur SNBT 2024. Mereka adalah Nickita Agiesya Putri dan Azizah Nailatul Ramadhani. Keduanya masih berusia 16 tahun.
Asa, panggilan akrab Nickita Agiesya diterima pada Prodi Bahasa dan Sastra Inggris Unair. Siswi asal SMAN 3 Klaten itu dikenal suka membaca naskah bahasa Inggris. Bahasa asing ini menjadi keunggulannya selama ini.
“Saya suka membaca narasi-narasi pendek yang ditulis dalam Bahasa Inggris. Saya ingin mengkaji lebih dalam apapun soal sastra terutama Sastra Inggris,” ujar Asa dalam keterangan yang diterima, Senin (24/6/2024).
Ia juga mengaku kaget dan sempat tak percaya saat mendengar dirinya menjadi mahasiswa termuda Unair. “Dari sekian banyaknya para peserta yang diterima, seperti unbelievable, is this for real?,” katanya.

Ia bercerita, perjalanannya menuju SNBT tidaklah mudah. Asa memulai persiapan dengan serius sejak menginjak kelas 12. Selain mengikuti bimbel, ia belajar otodidak dan mengikuti berbagai try out gratis.
“Saya juga belajar sendiri dengan memperdalam banyak materi yang tidak bisa dipahami. Setiap jadwal kosong, saya belajar materi yang sulit saya mengerti. Selain itu, saya juga ikut try out gratis di media sosial,” ungkapnya.
Sedangkan Azizah Nailatul Ramadhani berhasil diterima di Prodi Ilmu Politik, FISIP. Azizah bercerita, ia memulai pendidikannya di sekolah dasar pada usia 5 tahun. Kecerdasan dan semangat mengantarkannya mengikuti program akselerasi di sekolahnya.
Awalnya, alumnus MAN Kota Surabaya ini memiliki cita-cita untuk mendalami ilmu hukum. Namun, dengan pertimbangan realistis, dia akhirnya memilih jurusan S1 Ilmu Politik.
“Unair merupakan salah satu universitas terbaik di Jawa Timur, bahkan peringkat empat nasional. Saya ingin belajar di lingkungan yang kompetitif dan mendapatkan ilmu yang berkualitas,” ungkap Azizah.

Baginya, dukungan orang tua menjadi kunci penting atas keberhasilannya diterima di jurusan impian. Ia mengaku, semangat untuk terus berjuang dapat langsung tumbuh setelah ia gagal SNBP berkat dukungan dari sang ayah.
Azizah menambahkan, selain dukungan orang tua, dia juga termotivasi oleh salah satu pepatah yang menurutnya menarik.
“Lakukanlah sesuatu hari ini yang dirimu di masa depan akan berterima kasih kepadamu karena telah melakukan itu. Ini merupakan prinsip hidup yang saya anut agar dapat melakukan hal produktif setiap harinya,” tuturnya.
Unair sendiri tahun 2024 ini menerima sebanyak 2.831 calon mahasiswa baru di jalur SNBT. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Setiap tahunnya jumlah peserta yang lolos melalui SNBT di Unair terus meningkat. Tahun ini, dari 70.641 peserta yang mendaftar, sebanyak 4,01 persen diterima,” ujar Rektor Unair Prof Mohammad Nasih, Kamis (13/6/2024).
Prof Nasih juga menyebut jika pihaknya terus memberikan berbagai beasiswa kepada para camaba, salah satunya lewat KIP-K. Nah, tahun ini ada 528 camaba Unair di jalur SNBT yang menerima bantuan KIP-K.
Setidaknya ada 18,65 persen camaba yang mendapatkan bantuan KIP-K. Menurut Prof Nasih, ini wujud Unair untuk membuka kesempatan bagi seluruh camaba dalam mendapatkan pendidikan terbaik tanpa mengkhawatirkan biaya. [ipl/ted]






