Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya kembali mencuri perhatian publik dengan langkah tak biasa. UM Surabaya membuktikan bahwa kampus bukanlah tempat yang kaku dan membosankan.
Setelah sukses menjadi sponsor utama Persebaya dan menjalin kemitraan dengan para atlet Timnas Indonesia, kini UM Surabaya resmi menjadi sponsor dalam konser musik akbar Sound of Downtown (SOD) 2025 yang digelar di Surabaya Expo Center pada 1-3 Agustus 2025.
Konser Sound of Downtown dikenal sebagai salah satu event musik paling bergengsi di jantung Kota Surabaya. Ribuan anak muda dari berbagai daerah memadati ajang ini setiap tahun, menjadikannya magnet budaya pop dan ruang ekspresi kreatif generasi muda.
Di tengah gegap gempita tersebut, kehadiran UM Surabaya sebagai sponsor menjadi sorotan tersendiri.
“Kami ingin tunjukkan bahwa kampus bukan tempat yang kaku dan membosankan. UM Surabaya adalah kampus anak muda, dinamis, berjejaring luas, dan terus relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Wakil Rektor IV Bidang Riset, Kerjasama, dan Digitalisasi UM Surabaya, Radius Setiyawan, Minggu (3/8/2025).
Tak sekadar menempelkan logo, UM Surabaya menghadirkan berbagai aktivitas interaktif di lokasi acara. Mulai dari penyediaan informasi seputar beasiswa, promosi profil kampus, konten kreatif, hingga pembagian tiket konser dan merchandise eksklusif. Langkah ini disebut Radius sebagai bagian dari strategi komunikasi kampus yang memahami karakter generasi Z dan milenial.
Radius menegaskan, keikutsertaan UM Surabaya dalam SOD 2025 sejalan dengan semangat kampus urban progresif yang terus memperluas jangkauan interaksi dengan komunitas anak muda di luar ruang kelas.
Sebelumnya, UM Surabaya telah dikenal sebagai pelopor dalam menjembatani dunia pendidikan dan olahraga. Kampus ini menjadi rumah bagi banyak atlet nasional dari berbagai cabang seperti sepak bola, voli, panjat tebing, renang, hingga karate. Julukan “Kampus Para Atlet” pun melekat kuat.
“Kami percaya pendidikan harus menyatu dengan kehidupan, seni, olahraga, dan budaya. SOD 2025 adalah ruang di mana energi muda itu berkumpul, dan kami ingin ada di tengah-tengahnya,” imbuh Radius.
Langkah ini mempertegas transformasi UM Surabaya sebagai institusi pendidikan tinggi yang kreatif, adaptif, dan tidak konvensional. Di tengah persaingan ketat antar perguruan tinggi, UM Surabaya memilih jalur berbeda. Membangun brand sebagai kampus inklusif, terbuka, dan selaras dengan semangat zaman. [ipl/suf]






