Malang (beritajatim.com) – Universitas Negeri Malang (UM) menyediakan enam jalur masuk seleksi mandiri tahun 2024. Hal ini disiapkan saat Sosialisasi dan Promosi (Sospro) terkait Jalur Seleksi Mandiri UM Tahun 2024 pada Senin, 22 April 2024 secara daring.
Dr. Imam Agus Basuki, M. Pd., yang merupakan Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru UM menyampaikan, jalur mandiri disediakan UM setelah membuka kesempatan pada calon mahasiswa baru (maba) melalui SNBP dan SNBT. UM membuka jalur seleksi mandiri untuk program Diploma (D3) dan Sarjana (S1) secara online.
“Jalur mandiri UM, yaitu Seleksi Mandiri Jalur Prestasi, Seleksi Mandiri Berbasis Skor UTBK-SNBT, Seleksi Mandiri Jalur Tes Masuk Berbasis Komputer (TMBK), Seleksi Mandiri Jalur Kemitraan Umum, Seleksi Mandiri Jalur Kemitraan Lembaga, dan Seleksi Mandiri Jalur Leadership,” ungkap Imam Basuki saat Sospro.
Sospro jalur seleksi mandiri juga menghadirkan Prof. Dr. Suyono, M.Pd., selaku Direktur Pendidikan UM, Prof. Dr.H. Ibrahim Bafadal, M.Pd., Wakil Rektor I UM), yang dipandu oleh Dr. Rizky Firmansyah, S.E., M.S.A., CSRS, CPA.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., yang membuka acara merasa bersyukur karena Dirjen Kemendikbud Ristek menyetujui penambahan kuota UM. Tahun 2023 lalu, UM bisa memberikan layanan kepada penerimaan mahasiswa dari semua jalur sebanyak 8.500, sekarang akan bertambah sekitar 11.500 dengan sejumlah prodi baru.
“Ini merupakan sebuah kesempatan bagi kami untuk dapat membuka tambahan kuota agar dapat dimanfaatkan tanpa mengorbankan kualitas, terutama dari kualitas seleksi layanan, karena kami ingin alumni UM mampu menjadi alumni yang berkualita,” katanya.
UM memang membuka empat program studi (prodi) baru tingkat sarjana, yaitu S1 Hukum, S1 Pariwisata, S1 Aktuaria, dan S1 Arsitektur dan program studi baru lainya yang sudah disampaikan. Dengan prodi ini, UM menegaskan komitmen untuk memberi wadah bagi bakat, minat, dan fasilitas calon mahasiswa sesuai harapan sebuah institusi pendidikan.
Di sisi lain, Imam Agus Basuki kembali menambahkan bahwa jalur mandiri tersebut sebagai bahan pertimbangan kepada calon mahasiswa. Saat Sospro mandiri UM juga disajikan daftar keketatan program studi dari setiap jalur seleksi masuk.
Keketan tersebut dapat dijadikan sebagai bahan strategi calon mahasiswa agar dapat dengan mudah untuk bisa lolos dan menjadi mahasiswa UM. Dr. Imam Agus Basuki, M. Pd., menghimbau untuk peserta calon mahasiswa baru agar melampirkan kartu peserta SNBT-UTBK.
“Kartu peserta SNBT-UTBK itu yang di scan dan dimasukkan oleh kami nanti yang akan melacak skor SNBT-UTBK peserta calon mahasiswa berapa. Skornya akan bisa kita tarik langsung dari pusat untuk bisa menentukan urutannya,” katanya soal jalur mandiri UM berbasis Skor UTBK-SNBT.
Dengan pembukaan jalur mandiri UM, diharapkan calon mahasiswa baru dapat memanfaatkannya sebagai peluang untuk mewujudkan impian. Pendaftar bisa menjadi bagian dari keluarga besar khususnya mahasiswa UM tahun 2024.
UM berkomitmen memberikan kesempatan lebih luas bagi para calon mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi dan minat calon maba. Mereka diharapkan dapat menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang inklusif dan beragam.
“Dengan demikian, diharapkan pembukaan jalur mandiri ini akan membuka pintu bagi generasi penerus yang berbakat dan berpotensi untuk mengukir prestasi serta kontribusi positif bagi bangsa dan masyarakat,” kata Imam menutup. (dan/kun)






