Malang (beritajatim.com) – Universitas Negeri Malang (UM) resmi meluncurkan buku biografi Desa Selotapak, hasil karya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKN MBKM) Membangun Desa UM 2024.
Peluncuran buku ini menandai berakhirnya program KKN yang bertujuan untuk memberdayakan desa dan mendukung keberlanjutan ekonomi berbasis komunitas lokal.
Buku biografi Desa Selotapak menyajikan sejarah, potensi, dan perkembangan UMKM di desa ini. Dengan informasi tentang potensi lokal, buku ini diharapkan dapat memperkenalkan keunggulan Desa Selotapak dan mendukung upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Ketua kelompok KKN, Tegar Fatur Rachman, mengungkapkan apresiasinya atas sambutan masyarakat Desa Selotapak.
“Kami sangat bersyukur telah diterima dengan baik di desa ini, dan semoga karya kami ini bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari acara penutupan, dilaksanakan pemotongan tumpeng dan penyerahan cinderamata dari mahasiswa KKN kepada pihak Desa Selotapak. Buku ini tersedia dalam format cetak dan digital yang dapat diakses melalui laman https://biografi-selotapak.vercel.app, sehingga lebih mudah diakses masyarakat.
Kepala Desa Selotapak, Agus Sugiono, turut menyampaikan apresiasinya. “Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN UM yang telah mengabadikan potensi dan sejarah Desa Selotapak dalam bentuk buku ini. Semoga buku ini bermanfaat bagi warga dan menginspirasi generasi muda,” katanya.
Sementara itu, Eli Hendrik Sanjaya, S.Si., M.Si., Ph.D., dosen pendamping dari UM, juga berterima kasih kepada pihak desa atas dukungan selama program berlangsung. “Harapannya, buku ini mampu mendukung keberlanjutan pembangunan Desa Selotapak,” ujarnya.
Program ini menjadi bukti komitmen UM dalam pemberdayaan desa dan memperkuat kontribusinya untuk pencapaian SDGs. Dengan adanya buku ini, diharapkan Desa Selotapak dapat berkembang lebih maju dan mandiri di masa mendatang. [dan/beq]






