Mojokerto (beritajatim.com) – Ular Sanca Kembang berhasil dievakuasi Relawan Birunya Cinta (RBC), Kamis (16/2/2023) dini hari. Ular sepanjang 3 meter tersebut dievakuasi dari kandang ayam milik pengusaha bengkel dinamo di Jalan Brawijaya Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Pemilik bengkel menghubungi RBC setelah mengetahui jika di kandang ayam miliknya terdapat ular. Sebelumnya pemilik mengaku ayam miliknya mati dan kabur karena diduga ada ular di dalam kandang sehingga ia menghubungi RBC agar mengevakuasi ular tersebut.
“Setelah pulang dari acara Cak Nun di GOR Majapahit, baru mau tidur saya dihubungi Pak Edi katanya ada ular di kandang ayam miliknya. Jam 2 dini hari, saya kemudian bersama teman-teman ke lokasi. Awalnya ular bersembunyi di kandang ayam,” ungkap Ketua RBC, Achmad Zaenuri (65).
[berita-terkait number=”5″ tag=”ular”]
Keterangan dari pemilik kandang, lanjut Zaenal (sapaan akrab, red), ia mengetahui jika ada ular setelah ayam peliharaannya ramai. Setelah dicek, ada ular di dalam kandang ayam. Pemilik yang takut kemudian meminta tolong RBC untuk mengevakuasi ular tersebut.
“Pemilik kandang terbangun karena suara ayam di kandangnya ramai, saat dicek ada ular bersembunyi di dalam kandang. Sebelumnya ayamnya juga ada yang mati, pas disenter ular tersebut merayap dan sembunyi. Pas saya datang ternyata, ular itu sembunyi di bawah seng,” katanya.
Diduga ular dengan panjang sekitar 3 meter itu kemungkinan besar berasal dari Sungai Brangkal persis di belakang bengkel. Setelah hendak dievakuasi sejumlah relawan, ular yang sebelumnya bersembunyi di bawah seng tersebut kembali merayap hendak masuk Sungai Brangkal yang ada di belakang bengkel.
“Sudah mau masuk ke Sungai Brangkal, kepala sudah masuk sungai kemudian ekornya ditarik. Evakuasi sekitar 20 menit, cari persembunyiannya yang lama tapi evakuasi sekitar 20 menit. Pemilik sudah putus asa cari persembunyian tidak ketemu, ayamnya sudah ada yang mati. Mati tidak dimakan, ada bangkainya. Katanya ayam ada yang kabur juga,” ujarnya.
Ular sanca kembang tersebut akhirnya berhasil ditangkap Zaenal dibantu tiga relawan lainnya. Selanjutnya, ular tersebut dimasukkan ke karung plastik setelah mulutnya diikat dengan lakban dan dibawa pulang. Ia pun mengaku tidak bisa tidur takut ular tersebut keluar dari karung plastik.
“Penangkapan secara manual, ditarik ekornya karena kepalanya sudah masuk sungai. Tarik-tarikan, alhamdulillah tidak ada yang cedera. Ini tadi ada yang minta ularnya untuk dipelihara katanya, tadinya saya bawa pulang. Saya juga tidak bisa tidur takut ular lepas,” tegasnya. [tin/kun]
![Ular Sanca Kembang Makan Ternak Warga Mojokerto RBC mengevakuasi ular sanca kembang dari kandang ayam milik warga di Jalan Brawijaya Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG_20230216_160821.jpg)






