Surabaya (beritajatim.com) – Kabupaten Bangkalan menjadi kabupaten terakhir Perjalanan Safari Ramadhan AHY di Madura. Dan, lokasi terakhir Safari Ramadhan di Bangkalan ini serasa menjadi pelengkap yang istimewa bagi AHY.
Mengapa istimewa? Ini karena saat menggelar buka puasa bersama dengan sejumlah kiai dan ulama di Bangkalan di rumah KH Hasani Bin Zubair yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Bangkalan menyampaikan, dukungan agar AHY maju berpasangan dengan Anies pada 2024 mendatang.
KH Abdul Jalil, pengasuh Pondok Nurusy Syadziliy menyampaikan, harapan sekaligus dukungan agar AHY maju berpasangan dengan Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Uniknya, dukungan ini disampaikan dalam bentuk puisi.
“Izinkan kami mewakili para kiai yang hadir Mas, menitip harapan. Manisnya buah enak dimakan. Banyak macamnya di Kota Bangkalan. Anies-AHY kami harap jadi pasangan, pasti membawa perubahan dan perbaikan. Kolak manis dicampur ketan, AniszAHY satu-satunya pilihan. sollu’alannabi Muhammad,” kata KH Abdul Jalil, mewakili harapan para kiai dan ulama Bangkalan.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/ahy-sapa-ribuan-buruh-di-lamongan-singgung-koalisi-3-partai/
AHY tampak tersenyum sumringah mendapat kejutan puisi dukungan dari para kiai. “Terima kasih atas sambutan yang hangat dan luar biasa untuk kami. Ini adalah rangkaian Safari Ramadhan di Madura yang sudah kami lakukan untuk menyapa masyarakat dan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren,” kata AHY.
AHY juga menyampaikan salam dari Ayahandanya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk para kiai dan ulama di Bangkalan. “Beliau sehat, tidak lagi di politik. Itu sekarang tugas kami. Namun, beliau tetap mengawal agar 2024 dan seterusnya bisa lebih baik dari pada hari ini,” kata AHY lagi.
Dalam acara ini, AHY juga mendapat kenang-kenangan berupa kopiah dari salah satu pengurus NU Bangkalan. Hadir dalam acara buka puasa bersama kiai dan ulama Bangkalan ini adalah Sekjen DPP Demokrat Teuku Riefky Harsya, Bendahara Umum Renville Antonio, Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak, Sekretaris Reno Zulkarnaen, Bendahara dr Agung Mulyono dan sejumlah pengurus DPP serta DPD lainnya. [tok/but]






