Pamekasan (beritajatim.com) – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, secara resmi kembali menambah satu Program Studi (Prodi) pada Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, seiring dengan terbitnya izin penyelenggaraan Prodi Psikologi Islam.
Tambahan prodi untuk program sarjana (S1) tersebut berdasar Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1392 Tahun 2025, tertanggal 11 September 2025. Sekaligus menjadi prodi ke-30 di lingkungan Perguruan Tinggi yang mengusung konsep Astahelix Taneyan Lanjhang.
Sejauh ini terdapat sebanyak 29 prodi pada 5 (lima) fakultas berbeda, menjadi bagian dari Perguruan Tinggi yang beralamat di Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan, Pamekasan. Meliputi 12 prodi pada fakultas Tarbiyah, 3 prodi pada fakultas Syariah, 4 prodi pada fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta 3 prodi pada fakultas Ushuluddin dan Dakwah.
Sedangkan 7 (tujuh) prodi lainnya berasal dari program Pascasarjana, sebanyak 5 (lima) prodi untuk program magister (S2), serta 2 prodi lainnya pada program doktoral (S3), yakni Prodi Studi Islam dan Ilmu Syariah.
“Alhamdulillah kali ini kami kembali menambah satu program studi baru pada Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, yakni Prodi Psikologi Islam. Hal itu dibuktikan dengan turunnya izin dari Kemenag RI maupun BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi),” kata Rektor UIN Madura, Saiful Hadi, Kamis (20/11/2025).
Selain itu pihaknya menyampaikan jika proses pengajuan proposal hingga keluarnya SK untuk Prodi Psikologi Islam, baik dari Kemenag RI maupun dari BAN-PT berjalan lancar. Termasuk alur yang diajukan dan diterima Kemenag, langsung diberikan ke BAN-PT. Setelah disetujui langsung dikeluarkan SK oleh Dirjen Kemenag RI.
“Prodi Psikologi Islam ini merupakan program sarjana yang mengintegrasikan ilmu psikologi dengan nilai-nilai dan sumber ajaran Islam, seperti Al-Qur’an dan Hadis, guna memahami perilaku dan kejiwaan manusia. Sehingga nantinya dapat memiliki kompetensi untuk menerapkan prinsip psikologi dalam konteks keislaman,” ungkapnya.
Terlebih prodi tersebut juga memiliki beberapa tujuan, di antaranya membentuk sumber daya manusia yang beriman dan berkualitas, menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi dalam mengintegrasikan keilmuan, berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan psikologis masyarakat, serta menghasilkan lulusan yang berintegritas dan bertanggung jawab secara ilmiah maupun sosial.
“Artinya, Prodi Psikologi Islam ini menawarkan mata kuliah seperti psikologi sosial, psikologi perkembangan, dan tafsir ayat-ayat psikologi, serta berfokus pada aspek kejiwaan dalam Islam seperti al-Ruh, al-Kalb, dan al-Nafs,” jelasnya.
Bahkan berkat keluarnya izin operasional tersebut, Prodi Psikologi Islam UIN Madura, dijadwalkan mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru 2025-2026, pada awal tahun mendatang. “Bagi yang minat dalam bidang Psikologi Islam, silahkan mendaftar,” pungkasnya. [pin/kun]






