Pamekasan (beritajatim.com) – Mahasiswa asing asal Tripoli, Libya, Adli Ahmed Alameen Ghdamsi, secara resmi menyandang status sebagai Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Rabu (16/7/2025).
Adli Ahmed dinyatakan tuntas menempuh pendidikan program magister (S2) setelah dikukuhkan dalam program Wisuda Magister Ke-21 IAIN Madura, di Auditorium Perguruan Tinggi yang beralamat di Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan, Pamekasan.
“Salah satu peserta Wisuda Magister Ke-21 IAIN Madura, merupakan mahasiswa asing asal Tripoli, Libya,” kata Direktur Pascasarjana UIN Madura, Dr Atiqurrahman kepada beritajatim.com.
Dalam kesempatan tersebut, guru besar yang akrab disapa Dr Atiq juga menyampaikan jika mahasiswa asing tersebut merupakan mahasiswa yang dinyatakan tuntas menyelesaikan program akademik dalam rentang waktu sekitar 4 tahun.
“Asli Ahmed merupakan salah satu mahasiswa program pascasarjana angkatan 2021, tepatnya mahasiswa angkatan pasca Covid-19. Ia dinyatakan lulus dengan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) 3,64 dengan status sangat memuaskan,” ungkapnya.
Untuk diketahui, terdapat dua program berbeda yang dikelola Pascasarjana UIN Madura, meliputi 5 (lima) prodi berbeda pada tingkat magister, yakni Prodi Hukum Keluarga Islam, Ekonomi Syariah, Manajemen Pendidikan Islam, dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Sementara untuk Program Doktoral (S3), mulai dibuka untuk mahasiswa baru pada tahun (2025) ini, mencakup dua prodi berbeda. Masing-masing Prodi Studi Islam dan Prodi Ilmu Syariah. [pin/but]






