Surabaya (beritajatim.com) – Menutup tahun 2025, DPD Golkar Jawa Timur tidak sekadar melakukan seremonial akhir tahun. Melalui rapat pleno, partai berlambang pohon beringin ini melakukan evaluasi mendalam terhadap capaian organisasi selama semester terakhir sebagai pijakan strategis menghadapi tantangan 2026.
Ketua DPD Golkar Jatim, Ali Mufti, menekankan bahwa transparansi internal adalah kunci. Baginya, masukan dari seluruh pengurus pleno sangat krusial untuk memperbaiki efektivitas kerja-kerja politik partai di lapangan.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah penegasan Ali mengenai filosofi Koalisi Kerakyatan. Ia menginstruksikan seluruh kader agar setiap kebijakan politik partai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama pada sektor-sektor fundamental seperti pendidikan dan ekonomi. “Politik Golkar adalah politik keberpihakan. Kami hadir untuk membersamai kepentingan rakyat,” ujar Ali dengan nada optimistis.
Di sisi lain, Ali juga meluruskan dinamika terkait wacana pilkada melalui DPRD. Ia menegaskan bahwa DPD Golkar Jatim tetap setia pada garis instruksi pusat hasil Rapimnas. Konsolidasi intensif terus dilakukan di daerah guna memastikan satu komando di seluruh tingkatan kader. (tok/kun)






