Ringkasan Berita:
- Panitia Muktamar ke-35 NU menyiapkan lebih dari 3.100 set kasur, bantal, dan seprai untuk mendukung kenyamanan peserta selama kegiatan berlangsung.
- Akomodasi peserta muktamar akan memanfaatkan 314 ruangan di 16 gedung sekolah dan kampus dengan dukungan sekitar 260 unit AC.
- Persiapan tuan rumah Muktamar NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang terus dimatangkan menjelang pelaksanaan pada 27–31 Agustus 2026.
Jombang (beritajatim.com) – Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memastikan kesiapan fasilitas akomodasi bagi ribuan peserta yang akan menghadiri agenda besar organisasi tersebut. Lebih dari 3.100 set kasur lengkap dengan bantal dan seprai disiapkan untuk menunjang kenyamanan para muktamirin selama pelaksanaan 27 hingga 31 Agustus 2026.
Panitia Muktamar ke-35 NU sekaligus Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan bahwa pengadaan fasilitas istirahat tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia menyebut telah melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk membahas kesiapan penyediaan sarana itu.
Pengerjaan penyediaan perlengkapan tidur nantinya akan melibatkan pelaku UMKM dari kalangan Muslimat dan Fatayat NU. Menurut Gus Ipul, keterlibatan kader perempuan NU tersebut menjadi bagian dari upaya menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
“Keterlibatan kader perempuan NU dalam penyediaan logistik tersebut sejalan dengan implementasi prinsip suguh, yakni menghadirkan jamuan, fasilitas, dan pelayanan yang mampu menghidupkan ekonomi rakyat sekitar,” ujar Gus Ipul yang disambut tepuk tangan ribuan hadirin.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat memberikan sambutan dalam apel siaga panitia lokal Muktamar NU di halaman GSG (Gedung Serbaguna) KH Hasbullah Said PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang, Rabu (22/7/2026).
Selain penyediaan perlengkapan tidur, panitia lokal juga menyiapkan fasilitas pendukung lainnya untuk memastikan kenyamanan peserta. Salah satunya dengan memasang sekitar 260 unit pendingin ruangan (AC) berkapasitas 2 PK di berbagai lokasi penginapan peserta.
Ketua Umum Yayasan PPBU sekaligus Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, menjelaskan bahwa persiapan sebagai tuan rumah terus dimatangkan menjelang pelaksanaan muktamar.
“Asrama muktamirin ditempatkan di gedung-gedung sekolah atau madrasah. Jumlahnya ada 6 titik. Gedung-Gedung tersebut sudah disurvei dan disetujui oleh PBNU,” ujar Gus Rozaq, panggilan akrab KH. Abdurrozaq Sholeh, Jumat (24/7/2026).

Dengan estimasi jumlah peserta mencapai 3.370 orang, panitia menerapkan konsep tata ruang akomodasi terpadu melalui sistem penginapan yang memanfaatkan berbagai fasilitas pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum dan lembaga pendidikan mitra.
Sistem tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan 314 ruangan yang tersebar di 16 gedung sekolah dan kampus internal di bawah naungan yayasan.
Fasilitas akomodasi mencakup sejumlah gedung pendidikan seperti MA Unggulan (Gedung A, B1, B3, dan aula besar), kompleks MMA Enam Tahun Kampus 1, 2, dan 3, MI-BU, MAN 3 Tambakberas dengan 62 ruangan, serta MTsN 3 Tambakberas yang menyediakan 13 ruang ber-AC dan 52 ruangan reguler.
Panitia juga mengoptimalkan fasilitas Universitas KH. Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha) melalui Gedung A, B1, F, C, serta Rusunawa Gedung D. Sementara itu, Kampus IAIBAFA menyiapkan 25 ruangan khusus yang diperuntukkan bagi para kiai dan pengurus Nahdlatul Ulama.
“Seluruh lokasi penginapan tersebut terbagi dalam enam titik strategis di sekitar kompleks pesantren. Kelayakan fasilitas telah dipastikan melalui survei langsung oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU),” pungkas Gus Rozaq memastikan.
Persiapan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya panitia lokal menghadirkan layanan terbaik bagi peserta Muktamar ke-35 NU. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan kelompok masyarakat, penyelenggaraan muktamar diharapkan berjalan lancar serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. [suf]






